Ribuan Pengungsi Merapi Tinggalkan Barak
Rabu, 14 Jun 2006 11:19 WIB
Sleman - Setelah status Gunung Merapi diturunkan statusnya menjadi Siaga, ribuan warga lereng Gunung Merapi secara bergelombang meninggalkan barak-barak pengungsian. Mereka kembali ke rumah masing-masing sejak kemarin sore hingga hari ini, Rabu,(14/6/2006).Pantauan detikcom Rabu pagi, hampir seluruh barak pengungsian di sejumlah balai desa di wilayah Kecamatan Turi, Kecamatan Pakem dan Cangkringan, Kabupaten Sleman, sudah kosong ditinggalkan penghuninya.Pemandangan ini tampak di Balai Desa Purwobinangun yang sejak kemarin sore ditinggalkan penghuninya. Balai desa ini sebelumnya menjadi tempat penampungan ratusan warga Dusun Turgo. Para pengungsi kembali ke rumah masing-masing sejak kemarin sore, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun truk yang disediakan Satlak Pemda Sleman.Demikian juga barak pengungsi di Balai Desa Girikerto, Kecamatan Turi. Ratusan warga Dusun Ngandong dan Tritis sudah meninggalkan penampungan. Lokasi pengungsian kini kosong melompong. Tidak ada lagi aktivitas dapur umum. Hal yang sama juga terjadi di barak pengungsi Balai Desa Hargobinangun, Pakem. Pengungsi sudah meninggalkan barak penampungan sejak kemarin sore. Tidak tampak lagi aktivitas di pengungsian. Tenda-tenda peleton yang sempat dibuat untuk dapur umum sudah dibongkar.Sementara untuk para pengungsi di Balai Desa Wonokerto dan Girikerto, baru pagi ini para pengungsi kembali ke rumah masing-masing. Mereka diangkut dengan truk-truk yang sudah disiapkan oleh petugas Satlak.Pos pengungsi lainnya di Balai Desa Umbulharjo, Kepuharjo dan Glagaharjo juga sudah mulai sepi. Sejak tadi pagi hingga siang ini, para pengungsi kembali ke desa masing-masing. Warga lereng Gunung Merapi mulai hari ini tampak beraktivitas seperti basa. Mereka kembali ke hutan dan ladang untuk mencari rumput dan aktivitas lainnya. Tidak tampak rasa takut lagi ada awan panas.
(jon/)











































