ADVERTISEMENT

Indonesia Indicator soal Persepsi Publik pada Polri: Nilainya 76

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 02 Jul 2022 12:21 WIB
Ilustrasi jurnalistik/ilustrasi pers.
Foto: Ilustrasi media massa (iStockphoto)
Jakarta -

Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2) Rustika Herlambang merilis hasil riset pihaknya terkait kinerja Polri. Rustika mengatakan tepat di Hari Bhayangkara ke-76, persepsi publik terhadap kinerja Polri pun di angka 76.

"Angka rapor kinerja Polri berdasarkan persepsi publik di media sosial dan media online pada tahun 2022 ini mencapai 76," kata Rustika dalam keterangan tertulis tentang hasil riset Indonesia Indicator bertajuk 'Menilik Persepsi Publik Terhadap Polri', Jumat (1/7/2022).

Indonesia Indicator melakukan riset atas pemberitaan di media massa dan media sosial pada Januari hingga Juni 2022. Indonesia Indicator melihat empat isu utama terkait kinerja Polri yang mendapat sentimen positif tertinggi dari media massa di Tanah Air.

Keempat isu utama yang dimaksud antara lain soal penanganan Covid-19, arus mudik dan balik, terorisme, dan upaya penanggulangan kelangkaan minyak goreng.

"Polri masih menjadi institusi yang mengedepankan langkah penanganan Covid-19. Pemberitaan media masih terfokus pada peran Polri terutama dalam mendistribusikan vaksin booster sebagai upaya untuk menekan laju penularan Covid-19," jelas dia.

Riset Pemberitaan Terkait Polri dan Penanganan Covid-19

Rustika menyebut pemberitaan soal vaksinasi Covid-19 merata ke seluruh wilayah Indonesia karena dilakukan serentak oleh jajaran Polri di tingkat polda hingga Polres. Dia kemudian menuturkan 88 persen pemberitaan media terkait kinerja Polri dalam menangani Covid-19 bersentimen positif dan netral.

"Peran Polri terasa lebih 'humanis' seiring dengan penurunan angka Covid-19, dibandingkan tahun lalu. Pemberitaan negatif yang dulu marak seperti tindakan represif saat membubarkan kerumunan dan pemaksaan untuk putar balik saat PPKM, kini tak lagi terlihat," terang Rustika.

Pemberitaan yang bersentimen negatif terhadap Polri terkait isu Covid-19, lanjut dia, hanya sekitar 12 persen.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Kapolri Tegaskan Tak Antikritik, Masyarakat Bebas Mengkritik':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT