'Wisatawan' Lumpur Panas Ramai-ramai Beli Masker Seceng
Rabu, 14 Jun 2006 10:50 WIB
Sidoarjo - Lumpur panas menjadi 'objek wisata' tersendiri bagi warga yang biasa lalu lalang di Porong, Sidoarjo, Rabu (14/6/2006). Sebagai bekal menonton lumpur panas, para penonton membekali diri dengan masker.Masker itu penting karena lumpur panas diiringi dengan bau gas yang sangat menyengat. Pokoknya, bikin teler.Untuk menuju lokasi lumpur panas, setidaknya ada tiga pintu masuk yang bisa ditembus. Tiga pintu itu terletak di Desa Siring dan Desa Balongnongo.Nah, di pintu-pintu masuk itulah beberapa warga menjadi pedagang dadakan. Jualan yang mereka lego adalah masker. Masker tipis kulakan dari toko itu dijual Rp 1.000/lembar. Dagangan seharga seceng itu cukup laris manis.Selain penjual masker, para 'wisatawan' lumpur panas juga disambut dengan 'tiket masuk'. Tiket masuk itu berupa sumbangan Rp 1.000 hingga Rp 2.000. Uang sumbangan itu dimasukkan di dalam kardus air mineral.Sementara, asap di pusat keluarnya asap panas terus membumbung tinggi. Hari ini dari jarak 2 km asap itu terlihat berkibar-kibar. Padahal di hari sebelumnya, asap tidak setinggi itu.Sebagai informasi, lumpur panas yang keluar dari perut bumi itu dalam sehari ditaksir keluar 5.000 meter kubik. Hingga kini belum ada upaya yang jelas untuk menghentikan amukan lumpur panas itu.
(nrl/)











































