Ba'asyir Imbau Agar Ukhuwah Islamiyah Diperkuat
Rabu, 14 Jun 2006 08:19 WIB
Jakarta - Terali besi tampaknya tidak memudarkan semangat Ustad Abu Bakar Ba'asyir dalam menyiarkan syariat Islam. Ba'asyir mengimbau agar masyarakat dapat memperkuat tali persaudaraan guna menegakkan syariat Islam. Hal tersebut diungkapkan Ba'asyir di depan pendukungnya sesaat setelah dirinya dibebaskan dari LP Cipinang, Rabu (14/6/2006). Di dalam terali besi itu, Ba'asyir menghabiskan waktunya selama 2,5 tahun atas hukuman yang dituduhkannya dalam aksi bom Bali I. "Saya ajak kepada seluruh umat Islam, marilah kita perkokoh Ukhuwah Islamiyah yaitu menegakkan syariat Islam dalam rangka menolong rakyat dan bangsa dari kesengsaraan ini," tukas Ba'asyir.Dalam kesempatan itu, Ba'asyir juga tidak lupa mengucapkan syukur kepada Tuhan atas kebebasannya itu. Ucapan terima kasih juga dilayangkan kepada tim pengacaranya."Saya mengucapkan syukur kepada Allah SWT. Kepada pengacara yang telah membantu saya selama proses pengadilan. Meskipun tidak mendapat imbalan apa-apa tetapi telah bekerja keras," ujarnya.Inilah pernyataan Ba'asyir sesaat setelah dirinya dibebaskan. Pernyataan ini disampaikan sekitar 5 menit di depan pendukungnya."Saya mengucapkan syukur kepada Allah, kepada pengacara, yang telah membantu saya selama proses pengadilan. Meskipun tidak mendapat imbalan apa-apa, tapi telah bekerja keras. Saya secara rutin akan menyuarakan agama Islam. Kita akan cari pahala yang banyak," ujarnya."Saya ajak kepada seluruh umat Islam, marilah kita perkokoh Ukuwah Islamiyah, persaudaraan karena kita satu tujuan yaitu, menegakkan syariat Islam. Dalam rangka menolong rakyat dan bangsa yang dalam kesengsaraan ini. Kita wajib yakin negara ini bisa selamat dari segala kegelapan dengan syariat Islam dan mayoritasnya rakyat Islam," lanjutnya.Semoga pimpinan negara ini diberikan oleh Allah hingga pernyataan syariat Islam yang dapat menyelamatkan manusia maupun dunia dan akhirat. Ini yang harus kita usahakan. Kita berjuang menegakkan syariat Islam dengan memenuhi 2 syarat. Ikhlas, Jangan ada tujuan dunia sedikit pun sebab, kita menjalankan syariat Islam. Kita bantu negara dan bangsa ini dengan hanya meminta pahala dari Allah.Kedua, cara yang harus kita tempuh mengikuti sunnah dan rasul. Jangan cari cara-cara di luar yang digariskan Allah dan rasul. Itulah syarat yang harus kita penuhi. Jangan ada golongan yang merasa dirinya yang paling benar. Dan perselisihan harus kita selesaikan dengan Ukhuwah, Alquran, dan Sunnah.(Setelah itu Ba'asyir membaca ayat suci Alquran). Artinya, kalau kamu berselisih, kembailkanlah kepada Allah".
(ary/)











































