Mahfud Md: Saya Bersaksi Tjahjo Kumolo Orang Baik

ADVERTISEMENT

Mahfud Md: Saya Bersaksi Tjahjo Kumolo Orang Baik

Gibran Maulana - detikNews
Jumat, 01 Jul 2022 12:20 WIB
Jakarta -

Menkopolhukam Mahfud Md berduka atas wafatnya MenPAN-RB Tjahjo Kumolo. Mahfud mendapat kabar meninggalnya Tjahjo Kumolo saat berada di helikopter.

"Saya sedang di atas helikopter bersama Jaksa Agung Bapak Burhanuddin (dari Bandung menuju Jakarta) ketika mendapat kabar melalui WhatsApp bahwa Pak Tjahjo Kumolo wafat," kata Mahfud Md di Twitter, Jumat (1/7/2022).

Mahfud Md bersaksi sosok Tjahjo Kumolo merupakan orang baik semasa hidupnya. Mahfud mendoakan Tjahjo Kumolo mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Inna lillah wa inna ilaihi raji'un. Saya bersaksi bahwa Almarhum orang yang baik. Semoga Allah memberikan surga-Nya," kata Mahfud Md.

Kabar Tjahjo Kumolo meninggal dunia di RS Abdi Waluyo dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang. "Iya (meninggal dunia)," kata Junimart saat dihubungi, Jumat (1/7).

Junimart mengatakan mendapat informasi dari Kepala BKN. Dia menyebut Tjahjo Kumolo meninggal pukul 11.10 WIB.

"Dapat info dari Ka-BKN tadi berpulang jam 11.10 WIB," katanya.

Infeksi di Paru

MenPAN-RB Tjahjo Kumolo sebelumnya dirawat intensif di rumah sakit (RS). Tjahjo disebut mengalami infeksi yang menyebar hingga paru-paru.

Hal ini diungkapkan oleh putri Tjahjo Kumolo, Rahajeng Widyaswari, saat dimintai konfirmasi detikcom, Minggu (26/6/2022). Rahajeng mengatakan ayahnya mengalami infeksi yang menyebar sampai ke paru-paru.

"Ada infeksi yang menyebar sampai ke paru-parunya," ujar Rahajeng.

Duka PDIP

Seskab Pramono Anung yang merupakan politikus PDIP kehilangan Tjahjo Kumolo sebagai tokoh yang mumpuni. Pramono mengatakan Tjahjo Kumolo sosok yang tidak banyak bicara tapi pekerjaannya dirasakan rakyat. Dia mengaku memahami betul cara pandang Tjahjo Kumolo semasa hidupnya.

"Mas Tjahjo ini tidak banyak omong dalam kerja tapi hasilnya sangat dirasakan. Kebetulan saya dan Mas Tjahjo sama-sama Sekjen PDIP, jadi saya paham betul cara berpikir Mas Tjahjo, kita berdua punya pandangan visi yang sama," ujarnya.

Dia mengatakan seluruh Indonesia kehilangan sosok Tjahjo Kumolo. "Jadi yang kehilangan bukan hanya PDIP tapi juga bangsa dan negara ini," imbuhnya.

(gbr/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT