ADVERTISEMENT

Pengacara Adam Deni Heran Sahroni Laporkan Tuduhan Membungkam Rp 30 M

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 01 Jul 2022 11:28 WIB
Terdakwa kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang (UU) ITE Adam Deni Gearaka memasuki mobil tahanan usai menjalani sidang pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (28/6/2022). Majelis hakim memvonis terdakwa Adam Deni Gearaka dan Ni Made Dwita dengan hukuman empat tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider lima bulan kurungan terkait kasus dugaan pelanggaran UU ITE mengunggah dokumen pembelian sepeda milik Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.
Adam Deni (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta -

Pegiat media sosial Adam Deni kembali dilaporkan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni ke Bareskrim Polri terkait dugaan pencemaran nama baik. Pengacara Adam Deni heran mengapa Sahroni melaporkan kliennya.

"Tapi di lain sisi ya saya juga sayangkan kalau AS (Ahmad Sahroni) begitu mudah mengambil tindakan dengan membuat laporan polisi, karena dia kan pejabat publik. Tidak tepat sedikit-sedikit laporan, sedikit-sedikit laporan. Harusnya dia lebih bijak dalam memandang suatu persoalan," kata Pengacara Adam Deni, Herwanto, saat dimintai konfirmasi, Jumat (1/7/2022).

Herwanto mengatakan kliennya tak keberatan jika Sahroni kembali membuat laporan polisi. Dia kemudian bicara soal dirinya yang tak meladeni ucapan orang-orang terhadap dirinya.

"Silakan saja kalau AS mau laporan, kalau memang menurut dia perlu. Dan saya juga kalau selalu baper dengan ucapan orang, apalagi netizen bisa-bisa saya juga buat laporan polisi. Tapi kenapa hal itu tidak saya lakukan? Karena kalau saya melayani orang yang bukan level saya, sama juga saya menjatuhkan level saya," katanya.

Herwanto kemudian mengungkap alasan Adam Deni menyebut Sahroni membungkam sejumlah pihak dengan uang Rp 30 miliar. Hal itu, katanya, berdasarkan data percakapan yang ada di grup WhatsApp Kejaksaan Negeri Jakarta Utara.

"Saya juga melihat ada kemungkinan Adam Deni mengeluarkan pendapatnya seperti itu karena ada data yang dia terima tentang percakapan di grup WA Kejaksaan Negeri Jakarta Utara," katanya.

"Dan juga melihat bagaimana begitu cepat proses laporan AS sampai ditangkapnya Adam Deni yang begitu super kilat sekali, ini yang menjadi Adam Deni menduga ada apa," tambahnya.

Sebelumnya, Ahmad Sahroni lagi-lagi melaporkan pegiat media sosial Adam Deni ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut dilayangkan terkait dugaan pencemaran nama baik.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan Video 'Adam Deni Klaim Ahmad Sahroni Habiskan Miliaran untuk Memenjarakannya':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT