ADVERTISEMENT

Lili Diisukan Mundur, Ini Aturan Pimpinan KPK Berhenti atau Diberhentikan

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 01 Jul 2022 09:56 WIB
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat menerima rombongan finalis Puteri Indonesia di gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (24/5/2022).
Lili Pintauli Siregar (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar diisukan mengundurkan diri, meski Ketua KPK Firli Bahuri mengaku belum tahu isu tersebut. Lalu, bisa kah Pimpinan KPK mengundurkan diri?

Aturan soal pengunduran diri Pimpinan KPK itu terdapat pada Pasal 32 Undang-undang nomor 19 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas UU nomor 30 tahun 2002 tentang KPK. Berikut isinya:

Pasal 32:

(1) Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi berhenti atau diberhentikan karena:
a. meninggal dunia;
b. berakhir masa jabatannya;
c. melakukan perbuatan tercela;
d. menjadi terdakwa karena melakukan tindak pidana kejahatan;
e. berhalangan tetap atau secara terus-menerus selama lebih dari 3 (tiga) bulan tidak dapat melaksanakan tugasnya;
f. mengundurkan diri; atau
g. dikenai sanksi berdasarkan Undang-Undang ini.

(2) Dalam hal Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi menjadi tersangka tindak pidana kejahatan, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi diberhentikan sementara dari jabatannya.
(3) Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi yang mengundurkan diri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf f, dilarang untuk jangka waktu 5 (lima) tahun sejak tanggal pengunduran dirinya menduduki jabatan publik.
(4) Pemberhentian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

Sebelumnya, Lili Pintauli Siregar diisukan mundur dari jabatannya. Ketua KPK Firli Bahuri mengaku belum tahu isu tersebut.

"Wah, aku belum tahu," kata Firli di Gedung DPR/MPR, Kamis (30/6) malam. Hal itu disampaikan Firli saat ditanya soal isu Lili mengundurkan diri.

Anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK Albertina Ho juga mengaku belum tahu soal kabar Lili mengundurkan diri.

"Saya belum tahu," ucapnya.

Sebagai informasi, Lili Pintauli bakal menjalani sidang etik lagi. Sidang etik kali ini terkait dugaan penerimaan fasilitas menonton MotoGP Mandalika dari Pertamina.

Lili sebelumnya telah dijatuhi sanksi etik pemotongan gaji terkait penyalahgunaan pengaruh dan hubungannya dengan pihak berperkara di KPK, yakni Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial.

Simak juga 'LHKPN Terbaru Rilis, Siapa Paling Tajir dari 5 Pimpinan KPK?':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT