ADVERTISEMENT

Jokowi di Depan Putin: RI Tak Punya Kepentingan Apapun, Ingin Perang Selesai

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 01 Jul 2022 00:24 WIB
Jakarta -

Di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Indonesia tidak memiliki kepentingan apapun. Indonesia hanya ingin melihat perang usai.

"Indonesia tidak memiliki kepentingan apa pun, kecuali ingin melihat perang dapat selesai, dan rantai pasok pangan, pupuk, dan energi bisa segera diperbaiki, karena menyangkut dengan kehidupan ratusan juta orang bahkan miliaran orang manusia," katanya saat menyampaikan keterangan pers bersama Putin dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (30/6/2022)

Jokowi pun mengajak pemimpin dunia lainnya untuk membentuk semangat damai. Sehingga kembali membangun kerja sama antar negara.

"Saya mengajak seluruh pemimpin dunia untuk bekerja sama kembali, menghidupkan semangat multilateralisme, semangat damai, dan semangat kerja sama," kata Jokowi.

"Hanya dengan spirit itulah perdamaian dapat dicapai," ucap Jokowi.

Selain itu, Jokowi menyebut telah menyampaikan pesan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke Putin. Jokowi bersedia untuk menjadi jembatan komunikasi antara kedua negara itu.

"Saya telah menyampaikan pesan Presiden Zelensky untuk Presiden Putin dan saya sampaikan kesiapan saya untuk menjadi jembatan komunikasi antara kedua pemimpin tersebut," kata Jokowi.

Jokowi menyadari bahwa situasi perang Rusia dan Ukraina saat ini masih sulit. Namun, dia menyebut penyelesaian secara damai penting dikedepankan.

"Sebagaimana yang saya sampaikan di Kyiv walaupun situasi saat ini masih sangat sulit, namun saya tetap menyampaikan bahwa penyelesaian damai penting untuk terus dikedepankan dan juga ruang-ruang dialog terus bisa dibuka," tutur dia.

(aik/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT