ADVERTISEMENT

Anggota Komisi I DPR Sebut Mutasi Danpaspampres Tri Budi Tak Istimewa

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 30 Jun 2022 08:20 WIB
Danpaspampres Mayjen Tri Budi Utomo (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Danpaspampres Mayjen Tri Budi Utomo (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Mayjen Tri Budi Utomo dimutasi dari Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) menjadi Pangdam VI/Mulawarman. Anggota DPR RI di Komisi I menilai mutasi Mayjen Tri Budi hal biasa dan tak terkait pembangunan IKN Nusantara.

"Menurut saya, ya rotasi saja," kata anggota Komisi I DPR RI F-PDIP TB Hasanuddin kepada wartawan, Rabu (29/6/2022).

Selain itu, TB Hasanuddin menepis anggapan Mayjen Tri Budi Utomo dikatakan sebagai salah satu pangdam termuda. Penunjukkan Mayjen Tri Budi di mata TB Hasanuddin pun hal wajar.

"Semua rata-rata seumur dia. Dia lahir tahun '71, berarti umurnya sudah 51 tahun. Masa dinasnya tinggal 7 tahun. Jadi menurut saya wajar-wajar saja," ujarnya.

Senada dengan TB Hasanuddin, anggota Komisi I DPR RI F-Golkar Bobby Adhytio Rizaldi menilai mutasi Mayjen Tri Budi merupakan hal biasa. Kebetulan saja, bagi Bobby, Mayjen Tri Budi berkarier di Paspampres.

"Menurut saya, mutasi tersebut biasa saja siapapun orangnya, kebetulan saja beliau memang sebelumnya berkarier dari Paspampres dari tahun 2018/19 sampai menjadi Danpaspampres," ucap Bobby.

Soal pembangunan IKN Nusantara pun menurut Bobby tak memandang siapa Pangdam Mulawarman yang menjawab. Sehingga, menurut tak ada yang istimewa Mayjen Tri Budi digeser ke Kodam Mulawarman.

"Siapapun Pangdam Mulawarman-nya, tentu harus mengikuti 'grand design' pengamanan IKN yang sudah diwacanakan sebelumnya, mulai mempertahankan satu kawasan hutan dari keseluruhan tiga ring luas kawasan IKN 256.000 ha, sampai rencana penambahan fisik 20-30 ribu personel TNI, dan lain-lain," sebut Bobby.

"Jadi tidak terlalu istimewa, pembangunan ini kan sampai 15-20 tahun, sedangkan Pangdam Mulawarman di era Presiden Jokowi paling lama 1-2 tahun saja," imbuhnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan juga 'Jokowi Kerahkan 200 Ribu Pekerja untuk Pembangunan IKN 2023':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT