Janjikan Bangun Rumah, CRS Didemo Warga Pulo Aceh

Janjikan Bangun Rumah, CRS Didemo Warga Pulo Aceh

- detikNews
Selasa, 13 Jun 2006 19:40 WIB
Banda Aceh - Seratusan warga dari tiga desa di Kemukiman Pulo Breuh Selatan, Kecamatan Pulo Aceh, Aceh Besar, berunjuk rasa di di kantor Catholic Relief Services (CRS) di Banda Aceh, Selasa (13/06/2006). Mereka meminta CRS segera menuntaskan janji pembangunan rumah bagi korban tsunami bagi warga di 3 desa tersebut. Sejak CRS mulai membangun rumah bantuan di kawasan tersebut, dari 183 rumah yang dibutuhkan, baru 10 unit yang dibangun. "Sepuluh unit yang dibangun itu juga belum selesai. Beberapa baru ada pondasinya saja, kemudian baru ada atapnya saja dan dindingnya belum ada. Jadi belum ada yang selesai. Padahal, rumah itu sudah mulai dibangun sekitar 8 bulan lalu," ujar Misriadi, salah seorang warga pada detikcom, Selasa (13/06/2006). Padahal, kata Misriadi, akhir Juli ini, warga dari 3 desa yang kini masih mendiami barak di kawasan Lam Rabo, Banda Aceh berniat pulang kembali ke desanya. "Kalau begini, bagaimana kami bisa pulang ke desa kami," katanya.Celakanya lagi, menurut Misriadi, kehadiran CRS ke 3 Desa di Kemukiman Pulo Breuh Selatan ini, membuat NGO lain yang ingin membangun 3 desa tersebut tidak bisa masuk. Ketiga desa itu, Paloh, Situmpuk dan Lampuyang. Munadi (21), Warga Desa Lampuyang pada detikcom juga menuturkan hal yang sama. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan ini kini tinggal di sebuah gubuk darurat di Desa Lampuyang. Dua adiknya yang masih selamat dari tsunami kini mendiami barak."Kami jadi bingung melihat CRS ini, jika memang tidak berniat lagi membangun dijelaskan saja. Sehingga kami tidak menunggu-nunggu," katanya tak habis pikir.Sementara itu, Direktur CRS di Banda Aceh, Scott T.Campbell, yang menerima para pengunjuk rasa berjanji akan segera merealisasikan janji-janji mereka. "Kami tetap berkomitmen untuk membantu warga di Pulo Aceh. Tapi kami tidak bekerja sendiri, ada pihak ketiga, kontraktor sebagai pelaksana. Untuk itu kami akan lihat dulu bagaimana situasinya. Tapi kami tetap akan membantu warga di sana," kata dia di depan seratusan warga Pulo Aceh.Menurut Scott, sejauh ini CRS sudah membangun dermaga dan sarana air bersih serta pembersihan puing-puing tsunami di tiga desa tersebut. Tapi menurut warga, dermaga yang baru lima bulan dibuat itu sudah bermasalah. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads