Soal Komunis, DPR Anggap Pangdam Jaya Salah Kaprah
Selasa, 13 Jun 2006 16:16 WIB
Jakarta - Kata-kata komunis yang keluar dari mulut Pangdam Jaya Mayjen TNI Agustadi membuat panas kuping anggota dewan. Agus dianggap sudah salah kaprah soal kader PKI yang menyusup di DPR.Sebagai tentara, Agus tidak layak mengeluarkan pernyataan soal komunisme yang berbau politis."Tentara sudah nggak boleh lagi ngomong soal politik. Nggak pada tempatnya, keliru dan tidak perlu, bukan urusan tentara itu," cetus anggota Komisi I DPR Abdillah Toha di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/6/2006).Kalau pun benar ada anggota DPR yang keturunan PKI, kata Abdillah, maka hal itu tidak perlu ditakutkan lagi. Menurutnya, wajar saja jika mereka membawa kepentingan ideologinya."Setiap orang itu bahwa kepentingan. Kita lihat melanggar hukum atau tidak, kalau melanggar baru kita tindak," katanya.Dia berharap semua pihak tidak mengkhawatirkan isu berkembangnya kembali paham komunis di Indonesia. Dia menganggap paham itu tidak akan diterima di masyarakat."Lagi pula siapa sih sekarang yang mau mendirikan negeri komunis, kecuali Cina dan Korea. Cina pun sekarang sudah jadi kapitalis," ujarnya.
(umi/)











































