ADVERTISEMENT

Termasuk Jokowi, Mengapa Para Pemimpin Dunia ke Ukraina Naik Kereta Malam?

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 29 Jun 2022 10:25 WIB
Presiden Jokowi bersama Iriana naik kereta menuju Kyiv Ukraina
Presiden Jokowi bersama Iriana naik kereta menuju Kyiv Ukraina. (dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Para pemimpin dunia, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi), memilih menggunakan kereta di malam hari saat berkunjung ke Kyiv, Ukraina. Faktor keamanan menjadi salah satu alasannya.

Dilansir dari situs media Jerman, DW, Rabu (29/6/2022), sejumlah pemimpin Eropa diketahui melakukan kunjungan mendadak setelah perang di Ukraina terjadi pada Maret lalu. Mereka yang tiba di ibu kota Ukraina saat itu adalah Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki dan Jaroslaw Kaczynski. Keduanya melakukan perjalanan dengan kereta bersama Perdana Menteri Slovenia Janez Jansa dan Perdana Menteri Ceko.

Mereka kemudian bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di bunker di bawah kediaman resminya. Disebutkan bahwa penting untuk merahasiakan perjalanan, mengingat bahaya bahwa para pemimpin bisa menjadi korban serangan Rusia.

Alternatif Kereta

Meskipun pasukan Rusia sekarang telah ditarik dari wilayah Kyiv yang lebih besar, masih sulit melakukan perjalanan ke ibu kota Ukraina itu dengan cara lain selain dengan kereta api. Wilayah udara di atas Ukraina telah ditutup sejak invasi 24 Februari. Banyak jalan masih sulit diakses karena pertempuran sengit.

Atas kondisi itu, kereta api menjadi sarana terbaik untuk membawa para politisi dari seluruh dunia ke Kyiv. Mereka yang datang ke Ukraina di antaranya Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

Beberapa politikus Jerman juga telah melakukan perjalanan ke Ukraina, termasuk Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock dan pemimpin oposisi Friedrich Merz.

Setelah bolak-balik, Kanselir Olaf Scholz juga memutuskan melakukan perjalanan, bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Italia Mario Draghi.

Namun perjalanan ke Kyiv dengan menggunakan kereta itu bukan tanpa risiko. Diberitakan bahwa serangan rudal terus menghunjam rel, jembatan, dan stasiun kereta api provinsi, terutama untuk mengganggu pasokan senjata.

Saat sejumlah politisi dunia melakukan perjalanan ke Kyiv dengan kereta api, mereka sering naik kereta Ukraina untuk perjalanan terakhir mereka dari perbatasan Polandia karena lebar rel kereta Eropa dan Ukraina berbeda. Delegasi biasanya didampingi oleh personel keamanan nasional mereka sendiri serta penjaga keamanan Ukraina.

Kunjungan Jokowi ke Ukraina

Presiden Jokowi juga naik kereta saat berkunjung ke Ukraina. Jokowi pergi didampingi Seskab Pramono Anung dan Menlu Retno Marsudi.

Jokowi awalnya tiba di di Bandar Udara Internasional Rzeszow-Jasionka, Polandia, sekitar pukul 11.50 waktu setempat. Dari bandara, Jokowi dan rombongan kemudian menuju hotel tempat transit.

Selanjutnya Jokowi menggunakan kereta selama kurang lebih 12 jam untuk mencapai ibu kota Ukraina, Kiev, pada malam harinya.

Jokowi menggunakan kereta luar biasa seperti yang dipakai para pemimpin negara lain saat berkunjung ke Ukraina. Kereta luar biasa itu disiapkan oleh pemerintah Ukraina.

Jokowi dan rombongan diperkirakan tiba di Kyiev, ibu kota Ukraina, pada Rabu waktu setempat.

Jokowi pun meminta doa agar misi perdamaian ini dimudahkan. Jokowi menyatakan misi perdamaian ini dimulai dengan niat baik.

"Dari peron 4 Stasiun Przemysl Glowny di kota Przemysl, Polandia, pukul sembilan malam, saya dan rombongan terbatas berkereta menuju Kyiv, Ukraina," tulis Jokowi dalam akun Instagram @jokowi seperti dilihat, Rabu (29/6/2022).

"Kami memulai misi perdamaian ini dengan niat baik. Semoga dimudahkan," sambung Jokowi.

Simak Video 'Jokowi Naik Kereta ke Ukraina Ditemani Camilan hingga Buah-buahan':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT