ADVERTISEMENT

DPR Buat Kajian soal Ganja Medis, Ma'ruf Minta MUI Bikin Fatwa

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 14:25 WIB
Wapres Maruf Amin di MUI
Ma'ruf Amin di MUI (Foto: dok. Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan penggunaan ganja memang dilarang di Indonesia. Meski demikian, mengenai penggunaan ganja medis, Ma'ruf meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) membuat fatwa.

"Bahwa memang kalau ganja itu dilarang dalam arti penggunaannya sudah dilarang, masalah kesehatan itu saya kira nanti MUI harus membuat fatwanya, fatwa baru kebolehannya itu, artinya ada kriteria," kata Ma'ruf Amin saat melakukan kunjungan ke kantor MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, kepada wartawan seperti dalam rekaman video yang diterima detikcom, Selasa (28/6/2022).

Ma'ruf meminta MUI membuat fatwa sesegera mungkin. Jadi fatwa itu bisa diakomodasi oleh DPR.

"Ini saya minta MUI nanti segera membuat fatwanya untuk bisa diakomodir oleh DPR," jelasnya.

Ma'ruf mengatakan menggunakan ganja secara berlebihan akan menimbulkan kemudaratan. Namun, kata dia, penggunaan ganja untuk kesehatan itu harus segera dibuatkan fatwa.

"Jangan sampai nanti berlebihan menimbulkan kemudaratan, ada berbagai klasifikasinya saya kira ganja itu, MUI nanti membuat fatwa yang berkaitan varietas dari pada ganja itu," tuturnya.

Ibu Susanti Surati MK soal Ganja Medis

Diketahui sebelumnya, Ibu Santi Warastuti menyurati MK karena gugatan ganja untuk medis tidak kunjung diputus. Ibu Santi memiliki anak yang mengidap lumpuh otak atau cerebral palsy dan menilai hanya ganja yang bisa menyembuhkan anaknya.

"Kami meminta MK agar segera memberikan putusan atas gugatan yang sudah kami ajukan," kata Santi kepada wartawan, Senin (27/6).

Simak video 'Bu Santi Pejuang Ganja Medis Temui Pimpinan DPR RI':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya pada halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT