ADVERTISEMENT

Usia Maksimal CPNS Orang Asli Papua di DOB 48 Tahun, Honorer 50 Tahun

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 13:25 WIB
Rapat di Komisi II DPR (Eva Safitri-detikcom)
Rapat di Komisi II DPR (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah menyesuaikan syarat maksimal aparatur sipil negara (ASN) khusus orang asli Papua (OAP) di daerah otonomi baru (DOB) Papua. Untuk CPNS dinaikkan menjadi 48 tahun dan tenaga honorer menjadi 50 tahun.

Hal itu diputuskan dalam rapat kerja MenPAN-RB ad interim Mahfud Md bersama Komisi II DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/6/2022). Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia mengatakan kesepakatan ini dibuat agar ada payung hukum khusus untuk ASN orang asli Papua.

"Hari ini kami khususnya mengundang MenPAN-RB yang ad interim-nya Menko Polhukam dan datang itu kami membuat underbold betul terkait keberadaan orang asli Papua," kata Doli.

"Kami ingin memastikan UU ini bisa jadi payung hukum yang nanti bisa diikuti dengan peraturan teknis lainnya yang menjamin keberadaan orang asli Papua," lanjut Doli.

Doli mengatakan keputusan ini menghasilkan satu pasal, salah satunya terkait syarat maksimal ASN orang asli Papua. Ada perubahan syarat maksimal.

"Jadi tadi dijelasin kami punya satu pasal yang menjelaskan soal itu, misalnya nanti ketentuan pengisian ASN di Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, dan Pegunungan itu akan diatur secara khusus di peraturan menteri terkait hal itu," ujarnya.

"Kedua, untuk pertama kalinya pengisian ASN itu dibagi tiga yang tadinya selama ini kategori tenaga honorer dan CPNS misalnya batas usianya 35 tahun tadi kita udah naikin jadi 48 tahun CPNS, dan 50 tahun untuk tenaga honorer. Jadi sudah kita atur sedemikian rupa," lanjut Doli.

Mahfud sebelumnya menjelaskan proses pengisian ASN di tiga wilayah pemekaran Papua, yakni Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan Tengah.

Lihat juga video 'Transparansi Proses Rekrutmen CPNS Perlu Ditingkatkan':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT