Penggantian Nama Jalan di Jakarta, Ini Poin-poin Penting Informasinya

ADVERTISEMENT

Penggantian Nama Jalan di Jakarta, Ini Poin-poin Penting Informasinya

Widhia Arum Wibawana - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 13:19 WIB
Penggantian nama jalan di Jakarta telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hal tersebut berdampak pada warga sekitar jalan abru tersebut.
Penggantian Nama Jalan di Jakarta: Simak Informasi Selengkapnya (Foto: Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Penggantian nama jalan di Jakarta telah diresmikan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan pada Senin, 23 Juni 2022 lalu. Nama-nama jalan baru di Jakarta tersebut diambil dari tokoh Betawi dan Jakarta.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka mengabadikan nama sejumlah tokoh Betawi dan Jakarta, sekaligus menjadikan Jakarta sebagai 'museum peradaban' yang dapat dikenang oleh warga. Untuk mengetahui informasi lebih lanjut terkait penggantian nama jalan di Jakarta, simak ulasannya berikut ini.

Penggantian Nama Jalan di Jakarta, Anies Jamin Urus Perubahan Data KTP Gratis

Penggantian nama jalan di Jakarta berdampak bagi warga yang beralamat di jalan yang baru diganti. Namun, warga yang terdampak tidak perlu khawatir.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan warga yang terdampak tidak dibebani biaya dalam mengurus perubahan data dokumen kependudukan. Anies mengatakan perubahan data kependudukan dan data lainnya akan dilakukan secara bertahap.

Hal itu disampaikan Anies selepas mengadakan pertemuan dengan Korlantas Polri, Jasa Raharja dan pihak terkait lainnya. Pertemuan itu berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/6/2022).

"Terkait dengan adanya perubahan nama-nama jalan di Jakarta yang perubahan ini konsekuensi yang diduga membebani masyarakat, kami ingin tegaskan bahwa semua perubahan itu tidak membebani biaya maupun yang lain," ucap Anies.

"Perubahan itu semua yang masih tercatat tetap berlaku dan sambil jalan nanti bertahap dilakukan perubahan. Jadi misalnya kependudukan ketika mengurus KTP baru maka bisa berganti dengan nama jalan yang baru," lanjutnya.

Anies menuturkan bagi warga yang nama jalannya diubah dan belum melakukan perubahan, data lama masih tetap berlaku. Dia menyebut warga juga bisa langsung melakukan perubahan dengan mendatangi kantor Disdukcapil.

Penggantian nama jalan di Jakarta telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hal tersebut berdampak pada warga sekitar jalan abru tersebut.Penggantian nama jalan di Jakarta telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: Mulia Budi/detikcom)

Korlantas Pastikan Warga Terdampak Gratis Urus STNK

Perihal penggantian nama jalan di Jakarta, Kakorlantas Porli Irjen Firman Santyabudi juga memastikan warga yang terdampak itu dapat mengurus perubahan data pada STNK secara gratis.

"Kami dari pihak kepolisian sekali lagi tidak juga mewajibkan kepada rekan-rekan yang nanti tempat tinggalnya berganti, terus ganti STNK bayar lagi, tidak," ujar Firman usai rapat bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Senin (27/6/2022).

Firman menyampaikan pihaknya memiliki data pengesahan yang berlaku setiap tahun pada STNK. Dia menyebut lembaran data tersebut tidak wajib diganti apabila belum habis waktu pajak.

"Kami punya data untuk pengesahan yang setiap tahun setiap tahun itulah yang kita lihat, Gubernur DKI sudah mengganti namanya dan kebetulan yang memperpanjang pengesahan ini sudah ganti nama baru dicatatkan tapi lembarannya sendiri itu tidak wajib diganti," katanya.

Firman juga mengatakan akan mengeluarkan surat edaran untuk jajarannya terkait penggantian nama jalan di Jakarta. Surat tersebut dipersiapkan untuk pedoman kepada jajaran menangani pengurusan pergantian alamat pada STNK warga yang terdampak.

Penggantian Nama Jalan di Jakarta: Dukcapil Siapkan 50 Ribu Blanko e-KTP

Terkait penggantian nama jalan di Jakarta itu, Dirjen Dukcapil juga telah menyiapkan sebanyak 50 ribu blanko e-KTP untuk mengurus perubahan data pada KTP bagi warga yang terdampak.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dirjen Dukcapil untuk kesiapan blanko KTP-el sejumlah 50 ribu blanko, perkiraan kami yang terdampak tidak lebih 50.000 blanko," kata Kadis Dukcapil DKI Budi Awaluddin, Senin (27/6/2022).

Puluhan ribu blanko e-KTP itu disiapkan untuk warga yang terdampak penggantian nama jalan di Jakarta. Budi memperkirakan ada 20 ribu warga yang terdampak.

"Untuk warga terdampak diperkirakan di angka 20 ribuan," ujar Budi.

Poin-poin Penting dari Pemprov DKI Jakarta Soal Penggantian Nama Jalan

Melansir dari postingan media sosial Instagram resmi Pemprov DKI Jakarta (@dkijakarta), ada sejumlah informasi penting yang disampaikan Pemprov DKI Jakarta. Berikut informasinya.

  1. Penggantian nama jalan di Jakarta bertujuan untuk menghormati Pahlawan Nasional, tokoh Betawi, maupun tokoh lain yang berjasa bagi Jakarta.
  2. Dokumen eksisting yang dimiliki masyarakat dianggap masih sah sampai habis masa berlakunya.
  3. Perpanjangan dan pembaharuan dokumen tidak dikenakan biaya.
  4. Penggantian nama jalan di Jakarta itu berdasarkan Keputusan Gubernur No. 565 Tahun 2022.
  5. Penyesuaian atau perubahan data dapat dilakukan saat perpanjangan atau pembaharuan dokumen.
  6. Penggantian nama jalan di Jakarta telah dikoordinasikan dengan sejumlah instansi terkait.

Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau kepada warga yang terdampak untuk tidak khawatir. Beragam antisipasi terhadap penggantian nama jalan di Jakarta telah dikoordinasikan bersama para pihak terkait.

Lihat juga video 'Anies Ganti Nama Jalan di Jakarta: Ini Tak Selesai di Sini':

[Gambas:Video 20detik]



(kny/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT