4 Fakta Pemprov DKI Cabut Izin Usaha Holywings hingga Segel Outlet

ADVERTISEMENT

4 Fakta Pemprov DKI Cabut Izin Usaha Holywings hingga Segel Outlet

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 12:58 WIB
Pemprov DKI cabut izin usaha Holywings karena tidak memiliki izin mendirikan tempat bar. Ada 12 outlet Holywings yang ditutup oleh Pemprov DKI Jakarta.
Pemprov DKI Cabut Izin Holywings, Simak Alasannya di Sini (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta -

Pemprov DKI cabut izin usaha Holywings karena persoalan izin. Ada 12 outlet Holywings yang ditutup oleh Pemprov DKI Jakarta.

Holywings diketahui tidak mempunyai dokumen-dokumen perizinan sesuai ketentuan yang berlaku. Berikut informasi selengkapnya.

Pemprov DKI Cabut Izin Usaha Holywings: Tak Ada Izin Usaha Bar

Melansir dari situs PPID Jakarta, ada sejumlah alasan yang menjadi dasar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut izin usaha Holywings. Salah satunya beberapa outlet Holywings yang belum memiliki sertifikat usaha bar.

"Pertama, hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) serta pemantauan lapangan, beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta terbukti ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha bar yang telah terverifikasi," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Andhika Permata dalam keterangan tertulis, yang dikutip detikcom, Selasa (28/6/2022).

KBLI adalah kepanjangan dari Klasifikasi Baku Lingkungan Indonesia. Sertifikat ini harus dimiliki oleh operasional usaha bar sebagai tempat yang menghidangkan minuman beralkohol dan non-alkohol.

Di samping itu, Holywings juga hanya melanggar ketentuan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Provinsi DKI Jakarta. Aturan yang dilanggar berupa penjualan minuman beralkohol hanya diperbolehkan untuk dibawa pulang dan tidak untuk diminum di tempat.

"Sedangkan, hasil pengawasan di lapangan, usaha tersebut (Holywings Group) melakukan penjualan minuman beralkohol untuk minum di tempat yang secara legalitas seharusnya memiliki Surat Keterangan Penjual Langsung (SKPL) golongan B dan C dengan PB- UMKU KBLI 56301," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, yang dikutip detikcom, Selasa (28/6/2022).

Pemprov DKI cabut izin usaha Holywings karena tidak memiliki izin mendirikan tempat bar. Ada 12 outlet Holywings yang ditutup oleh Pemprov DKI Jakarta.Pemprov DKI cabut izin usaha Holywings karena tempat tersebut tidak memiliki izin mendirikan usaha bar. (Foto: Wildan/detikcom)

12 Outlet Holywings Dicabut Perizinannya

Anies tutup Holywings lantaran tempat tersebut melanggar beberapa ketentuan dari Pemprov DKI Jakarta. Ada 12 cabang Holywings yang dicabut perizinannya, yaitu:

  1. Holywings yang berada di Kelurahan Tanjung Duren Utara,
  2. Holywings Kalideres,
  3. Holywings di Kelapa Gading Barat,
  4. Tiger
  5. Dragon
  6. Holywings PIK
  7. Holywings Reserve Senayan
  8. Holywings Epicentrum
  9. Holywings Mega Kuningan
  10. Garison
  11. Holywings Gunawarman, dan
  12. Vandetta Gatsu.

Satpol PP Segel 12 Outlet Holywings

Sebanyak 250 anggota Satuan Pamong Praja (Satpol PP DKI) dikerahkan untuk menutup 12 outlet Holywings di Jakarta. Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin mengungkapkan sejumlah outlet Holywings tidak mempunyai dokumen perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Pelanggaran yang pertama diketemukan tidak seluruhnya Holywings yang saat ini beroperasi menjalankan aktivitasnya dilengkapi oleh dokumen perizinan yang sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku," kata Arifin di Balai Kota Jakarta, Selasa (28/6/2022).

"Kemudian ada beberapa yang sudah memiliki perizinan, namun terjadi pelanggaran berupa ketidaksesuaian terhadap izin yang diberikan dengan kegiatan operasional itu. Kemudian kami juga bertindak mengacu pada adanya surat dinas PM-PTSP yang telah menyampaikan pencabutan izin terhadap 12 outlet Holywings yang ada di DKI," lanjutnya.

Isi Tulisan Penyegelan Outlet Holywings di Jakarta

Sebanyak 12 outlet Holywings ditutup oleh Pemprov DKI Jakarta. Satpol PP DKI yang bertugas melakukan penyegelan memasang spanduk dan stiker pada outlet-outlet Holywings tersebut.

"Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta C.Q. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta berdasarkan Perda 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum dan Pergub Nomor 18 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Pariwisata, dengan ini menutup dan melarang kegiatan usaha nama Holywings, jenis usaha bar dan restoran," demikian isi tulisan pada spanduk penutupan Holywings seperti dilihat detikcom, Selasa (28/6/2022).

Pemprov DKI Jakarta menyebutkan pihak yang merusak spanduk penyegelan tersebut akan dituntut sesuai hukum yang berlaku.

"Barang siapa melakukan perusakan dan pelanggaran atas pengumuman ini akan dituntut sesuai hukum yang berlaku. Demikian agar diperhatikan dan ditaati semuanya," tulis spanduk penyegelan tersebut.

Pada saat penyegelan dilakukan, Satpol PP meminta tanda tangan kepada pihak Holywings. Pemprov DKI cabut izin usaha Holywings karena dokumen yang tidak lengkap.

"Kami diminta oleh Parekraf untuk menutup tempat ini. Dengan itu, Bapak silakan tanda tangan ini, Bapak. Dokumennya tidak lengkap, kalau tidak jelas, silakan ke kantor, ya," kata Kasatpol PP Jakarta Pusat Tumbur Parluhutan Purba kepada petugas keamanan Holywings.

Lihat juga video 'Holywings Disegel, Kasatpol PP DKI: Tak Boleh Ada Kegiatan!':

[Gambas:Video 20detik]



(kny/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT