ADVERTISEMENT

Suara Mahasiswa

Jokowi ke Ukraina-Rusia, HMI Harap RI Berhasil Jadi Juru Damai

Arief Ikhsanudin - detikNews
Selasa, 28 Jun 2022 12:49 WIB
kantor PB HMI
Gedung PB HMI (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan lawatan ke Ukraina dan Rusia. Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berharap Republik Indonesia menjadi juru damai konflik Rusia-Ukraina.

"PB HMI dalam hal ini, atas nama dan demi perdamaian, tentu sangat mendukung iktikad baik Presiden Jokowi. Sebab, langkah seperti ini (juru damai Rusia-Ukraina) berkaitan erat dengan sikap politik luar negeri sebuah negara. Indonesia, sebagai negara yang mengedepankan prinsip politik luar negeri yang bebas aktif, sudah tepat mengambil sikap seperti ini," kata Bendahara Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Abdul Robbi Syahrir, dalam keterangannya, Selasa (28/6/2022).

Menurut Robbi, Indonesia mempunyai hak untuk bebas menentukan sikap politik luar negeri. Langkah yang diambil oleh Presiden Jokowi dinilai telah sesuai dengan UUD 1945.

"Keputusan Presiden Jokowi berupaya untuk menjadi juru damai di antara dua negara yang tengah konflik, ini pada prinsipnya, sesuai dan tidak keluar dari landasan konstitusional, dari UU maupun UUD 1945. Karena itu, PB HMI menilai bahwa keputusan ini tepat karena ini bagian daripada menerjemahkan makna politik bebas aktif," katanya.

PB HMI mengajak masyarakat Indonesia untuk berdoa serta mendukung penuh langkah Indonesia menjadi juru damai bagi Rusia-Ukraina. Diketahui, Rusia telah menginvasi Ukraina sejak Februari 2022.

"PB HMI mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk bermunajat memanjatkan doa, agar proses pemerintah Indonesia menjadi juru damai bagi Rusia-Ukraina, agar berjalan dengan lancar dan sukses, agar perdamaian dunia dapat terwujud. HMI mendorong kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mengedepankan, prinsip, ukhuwwah basyariah," terang Robbi.

Jokowi Bawa Misi Perdamaian ke Ukraina-Rusia

Presiden Jokowi bertolak ke Eropa membawa misi perdamaian dunia, menghentikan perang Rusia dan Ukraina. Jokowi akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin guna meminta gencatan senjata.

Jokowi bertolak ke Jerman, lalu bakal mengunjungi Ukraina dan Rusia. Jokowi pertama-tama akan meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membuka dialog dengan Rusia.

"Meminta Presiden Zelensky membuka ruang dialog dalam rangka membangun perdamaian karena perang memang harus dihentikan dan juga berkaitan dengan pasokan pangan harus diaktifkan kembali," kata Jokowi dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (26/6/2022).

Selepas dari Ukraina, Jokowi akan bertemu dengan Putin di Rusia. Jokowi akan meminta Putin menghentikan perang.

"Dari Ukraina saya akan menuju Rusia untuk ketemu dengan Presiden Vladimir Putin. Sekali lagi dengan misi yang sama, saya akan mengajak Presiden Putin untuk membuka ruang dialog den sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang," kata Jokowi.

Lihat juga video 'Dari Jerman, Jokowi akan Lanjut ke Ukraina Lewat Polandia':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT