Hikam Cs Bertemu PM Howard

Hikam Cs Bertemu PM Howard

- detikNews
Selasa, 13 Jun 2006 10:32 WIB
Hikam Cs Bertemu PM Howard
Canberra - Lima anggota DPR yang dipimpin AS Hikam dijadwalkan bertemu dengan PM John Howard, Selasa (13/6/2006). Rombongan Hikam ini tiba di Canberra pada Senin 12 Juni 2006.Hikam membawa rombongan Yusron Ihza, Yuddy Chrisnandi, Boy MW Saul dan Chudlary Syafii Hadzami. Mereka akan berada di Negeri Kangguru selama 5 hari.Siaran pers KBRI di Canberra yang diterima detikcom menyebutkan, setibanya di bandara internasional Canberra, delegasi disambut oleh Duta Besar RI untuk Australia, TM Hamzah Thayeb. Kunjungan delegasi ke Australia dimaksudkan antara lain dalam rangka peningkatan kerjasama antar Parlemen Indonesia dan Australia, mendorong pemulihan dan perbaikan hubungan Indonesia dan Australia berdasarkan prinsip-prinsip kedaulatan dan kesederajatan dan keadilan, termasuk membahas masalah keputusan Pemerintah Australia yang memberikan visa tinggal sementara terhadap 42 warga Papua pada tanggal 23 Maret 2006. Selama kunjungannya di Australia, selain bertemu dengan PM John Howard, delegasi juga bertemu Menteri Imigrasi Amanda Vanstone, The Joint Committee on Foreign Affairs Parlemen, Ketua dan Shadow Foreign Minister Partai Oposisi, alangan akademisi,LSM, pers, gereja, pelajar dan masyarakat Indonesia. Sementara pertemuan dengan Menlu Alexander Downer sedang menunggu konfirmasi dari Depludag Australia.Memulai kunjungannya ke Australia, delegasi DPR RI juga telah melakukan pertemuan dengan jajaran KBRI untuk saling tukar menukar informasi mengenai hubungan bilateral kedua negara dan membahas hal-hal yang berkaitan dengan upaya-upaya pemulihan hubungan Indonesia-Australia. Rencana kunjungan anggota dewan tersebut juga mendapat perhatian yang besar dari kalangan pers Australia dengan banyaknya pemberitaan dan permintaan wawancara dengan Ketua Delegasi DPR RI. PM Howard sebagaimana dilansir The Telegraph percaya hubungan antara Australia dan Indonesia akan selalu dilanda kesulitan. "Relasi antara Australia dan Indonesia sangat penting, namun itu juga relasi yang sulit dan akan ada kesulitan-kesulitan di masa mendatang," katanya.Foto:Hikam cs tiba di Canberra (KBRI Canberra) (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads