ADVERTISEMENT

SAPMA PP hingga KNPI Datangi Kantor Anies, Desak Izin Holywings Dicabut

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 14:22 WIB
SAPMA PP hingga KNPI Datangi Balai Kota Jakarta.
SAPMA PP hingga KNPI Datangi Balai Kota Jakarta. (Foto: Kadek/detikcom)
Jakarta -

Ormas SAPMA Pemuda Pancasila (PP) hingga KNPI DKI Jakarta mendatangi Balai Kota Jakarta. Mereka meminta Pemprov DKI mencabut izin operasional Holywings.

"Jadi memang tertulis pencabutan izin ini memang dari tuntutan dari kepemudaan KNPI DKI atas inspirasi masyarakat," kata Bendahara Umum DPD I KNPI DKI Jakarta Ahmad Wibi Wibawanto, di Balai Kota Jakarta, Senin (26/6/2022).

Ahmad Wibi Wibawanto mengatakan mereka tidak mentolerir segala bentuk SARA. Dia menuturkan segala keluh kesah sudah disampaikan kepada Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria.

"Kita berharap dengan datangnya ini menjadi salah satu obat untuk membuat situasi menjadi lebih tenang karena kita sudah cukup dengan kasus SARA," ujarnya.

"Artinya kita tidak mentolerir soal kasus SARA, artinya kami berangkat dari kepemudaan sudah menyampaikan apa yang menjadi kegelisahan di publik semoga ini menjadi pembelajaran bagi pelaku usaha resto and bar. Karena kenapa, jangan lah kita berpikir menggampangkan suatu hal dengan kepentingan pribadi, jadi itu yang dapat saya sampaikan," lanjutnya.

Sementara Riza menuturkan penutupan tempat hiburan dan bar harus melalui beberapa tahapan. Dia menyebut penutupan bisa dilakukan bila teguran sudah pada tahap akhir.

"Masyarakat kan ingin itu segera ditutup, itu tuntutan masyarakat, nah kami sendiri soal menegakkan sesuai aturan yang ada. Tahap satu teguran. Tidak bisa serta merta hari itu langsung ditutup," kata Riza.

Riza menyampaikan Pemprov DKI Jakarta bekerja mengikuti aturan yang berlaku. Dia mengatakan teguran pertama sudah dilayangkan ke pihak Holywings.

"Kami menyesuaikan dengan aturan yang ada. Jadi aturannya sudah kami koordinasikan kami minta Disparekraf untuk melakukan teguran itu yang pertama," paparnya.

Holywings Indonesia sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf terkait promosi minuman alkohol gratis khusus untuk pelanggan bernama 'Muhammad' dan 'Maria'. Dalam pernyataan terbuka, Holywings berbicara nasib 3.000 karyawan yang bergantung pada usaha food and beverage tersebut.

Holywings mulanya memohon dukungan dari masyarakat Indonesia agar perkara bermuatan unsur SARA itu segera diselesaikan sesuai prosedur hukum. Holywings mengatakan penyelesaian perkara akan membantu para karyawan serta keluarga mereka.

"Holywings minta maaf. Kami memohon doa serta dukungan dari masyarakat Indonesia agar masalah yang terjadi bisa segera diselesaikan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, demi keberlangsungan lebih dari 3.000 karyawan di Holywings Indonesia beserta dengan keluarga mereka yang bergantung pada perusahaan ini," kata Holywings Indonesia dalam akun Instagram resminya seperti dilihat, Minggu (26/6).

Terkait 6 staf yang telah ditahan oleh kepolisian, Holywings menyampaikan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut dan memastikan tak akan lepas tangan. "Saat ini 6 oknum yang bertanggungjawab terkait 'promosi' telah ditahan, menjalani proses hukum dan sudah ditangani oleh kepolisian serta pihak yang berwajib, kami pastikan akan tetap memantau perkembangan kasus ini, menindak tegas dan tidak akan pernah lepas tangan," katanya.

Holywings menyebut telah membaca seluruh kritik dan masukan dari masyarakat terkait kasus ini. Holywings memastikan pihaknya akan menjadi lebih baik.

"Terima kasih untuk seluruh dukungan yang telah diberikan di postingan kami sebelumnya, tentunya kami dari management Holywings Indonesia telah membaca satu per satu segala bentuk kritik, saran & pendapat masyarakat terkait kelalaian kami. Kami berjanji akan menjadi lebih baik," lanjutnya.

Simak Video: Kasatpol PP DKI Sebut Holywings Disanksi Disparekraf Imbas Promo Bir

[Gambas:Video 20detik]



(dek/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT