ADVERTISEMENT

Waket MPR Apresiasi Kabupaten Sumedang yang Hadirkan Inovasi Digital

Dea Duta Aulia - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 14:18 WIB
MPR
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani mengapresiasi pemanfaatan teknologi informasi (TI) dalam menjalankan roda pemerintahan daerah di Kabupaten Sumedang. Hal tersebut diungkapkan olehnya setelah meninjau Pusat Pengendalian Pemerintahan Daerah berbasis TI di Sumedang, Jumat (24/6/2022).

"Tata kelola pemerintahan di Kabupaten Sumedang kini selangkah lebih maju. Mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, sampai desa sudah berbasis digital," kata Arsul dalam keterangan, Senin (27/6/2022).

Menurutnya, pemanfaatan teknologi untuk menjalankan roda pemerintahan merupakan langkah tepat. Pasalnya pada era disruptif ini maka beradaptasi dengan teknologi merupakan hal yang perlu dilakukan.

"Sumedang telah memulainya dan melakukan lompatan pemerintahan dengan menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara holistik di setiap jenjang pemerintahan. Indeks SPBE Sumedang tahun 2020 menembus 3,81 atau terbaik di Indonesia," katanya.

Ia mengatakan teknologi Mini Command Center yang dimiliki oleh desa-desa di Kabupaten Sumedang membuat proses pendataan keluarga menjadi lebih efisien.

"Canggih, para Camat dan Kepala Desa di Sumedang mulai belajar mengambil keputusan berdasarkan data analisis dari big data yang ada di Mini Command Center," ujarnya.

Kehadiran teknologi tersebut membuat pemerintah daerah bisa dengan mudah melakukan reformasi birokrasi. Sehingga kerja dari pemerintah daerah menjadi lebih efisien dan tepat sasaran.

"Sumedang sudah memberikan praktik baik (best practice) transformasi digital. Ini langkah konkrit reformasi birokrasi. Saya sarankan kepada pihak eksekutif, silahkan kombinasikan dengan praktik masa depan (future practice), jadikan Sumedang model Kabupaten digital di Indonesia. Amati, modifikasi lalu replikasi ke Kabupaten/Kota lainnya,"

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan Command Center menghadirkan big data yang mempermudah pemerintah dalam mengambil keputusan.

"Good data, good decision, good result. Sumedang satu data menjadi kata kuncinya," kata Dony.

Dony menerangkan bahwa teknologi informasi dan big data hanya alat saja. Muaranya adalah kesejahteraan masyarakat.

"Bagaimana kita merumuskan dan melaksanakan kebijakan berdasarkan data (evidence based policy), sehingga keputusannya tepat dan hasilnya optimal, yakni membidik langsung peningkatan kesejahteraan masyarakat," tutupnya.

(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT