ADVERTISEMENT

Anies Sebut Pergantian Nama Jalan Tak Akan Repotkan Warga

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 14:06 WIB
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengubah sejumlah nama jalan dengan nama tokoh Betawi. Anies menyebut pengurusan dokumen buntut pergantian nama jalan tidak akan merepotkan warga.

"Pesan utama, ini tidak akan merepotkan bagi warga, semua pergantian akan dilakukan secara proaktif, Dukcapil terkait kependudukan. Nanti ada pengurusan, datang baru berganti," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (27/6/2022).

Anies menuturkan data kependudukan warga yang nama jalannya diubah masih tetap sah bersamaan dengan berakhirnya validitas dokumen. Anies mempersilakan warga jika ingin proaktif untuk mengganti alamat pada data kependudukan.

"Semua yang tercatat di KTP, KK, dokumen tanah, kendaraan bermotor semuanya masih sahih, bersamaan dengan masa berakhirnya validitas dokumen, dan ganti dokumen baru, barulah nama baru itu dimasukkan. Kecuali mau secara proaktif Mendatangi dan mengubahnya. Intinya seperti itu," ujarnya.

Anies berharap Jakarta menjadi kota yang menghormati pribadi dan jasa tokoh-tokoh tersebut. Dia menegaskan perubahan nama jalan tidak membebani masyarakat.

"Saya rasa cukup jelas ini semua, clear dan tidak membebani untuk masyarakat. Harapannya Jakarta makin mencerminkan sebagai kota yang menghormati pribadi-pribadi yang berjasa dan menjadikan pribadi yang berjasa sebagai inspirasi bagi generasi ke depan," imbuhnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Anies Baswedan mengubah 32 nama jalan hingga gedung di Jakarta. Puluhan nama jalan dan gedung itu diganti dengan nama tokoh Betawi ataupun tokoh Jakarta.

Hal ini berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 565 Tahun 2022 tentang Penetapan Nama Jalan, Gedung, dan Zona dengan Nama Tokoh Betawi dan Jakarta. Kepgub itu ditandatangani Anies pada 17 Juni 2022.

"Menetapkan nama jalan, gedung, dan zona dengan nama tokoh Betawi dan Jakarta sebagaimana tercantum dalam lampiran," demikian bunyi diktum kesatu Kepgub yang dilihat, Minggu (26/6).

Adapun perubahan nama sesuai dengan penilaian dari tim pertimbangan. Selanjutnya, Anies menugaskan jajarannya, yaitu para Wali Kota, Bupati Kepulauan Seribu, Kepala Dinas Bina Marga, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil melaksanakan keputusan ini.

"Keputusan gubernur ini berlaku pada tanggal ditetapkan," demikian bunyi diktum ketiga.

Dilihat detikcom, 32 nama jalan hingga gedung itu tersebar di 6 wilayah kota dan kabupaten di Jakarta. Selain itu, ada nama zona yang nantinya bakal dibangun perkampungan Betawi maupun sekolah.

(yld/yld)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT