ADVERTISEMENT

Koalisi Sipil Demo Kedubes Malaysia Besok, Tuntut Keadilan untuk TKI Adelina

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Minggu, 26 Jun 2022 21:32 WIB
Majikan Malaysia dibebaskan dari kasus kematian ART Indonesia, Adelina Lisao, tak cerminkan rasa keadilan
Adelina Lisao (Foto: BBC World)
Jakarta -

Massa dari Koalisi Masyarakat untuk Keadilan Adelina berencana melakukan aksi unjuk rasa di Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia untuk Indonesia di Kuningan, Jakarta, besok. Mereka memprotes putusan Mahkamah Malaysia yang membebaskan majikan atas kematian TKI Adelina Lisao.

"Kami protes dan menyesalkan Mahkamah Malaysia yang membebaskan majikan Adelina, karena hal itu tidak mencerminkan rasa keadilan," kata Koordinator Aksi Koalisi Masyarakat untuk Keadilan Adelina Siti Badriah kepada detikcom, Minggu (26/6/2022).

Menurut Siti Badriah, Pemerintah Malaysia berlaku tidak adil atas kasus penyiksaan yang menimpa Adelina. Dia menilai Malaysia tidak mematuhi Memorandum of Understanding (MOU) dengan Indonesia. Dia memastikan ratusan orang akan berorasi di depan Kedubes Malaysia pada Senin (27/6).

"Kami menilai Malaysia tidak adil dan tidak ada komitmen mematuhi MOU Malaysia dengan pemerintah Indonesia," ujar Siti Badriah.

"(Sebanyak) 100 orang terkonfirmasi. Migrant CARE, PADMA, Kapal Perempuan, Jaringan Advokasi UU PPRT, Jaringan advokasi UU TPKS," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Mahkamah Persekutuan Malaysia setara dengan Mahkamah Agung di Indonesia pada Kamis (23/06) mengesahkan pembebasan majikan Adelina Lisao, asisten rumah tangga (ART) asal Nusa Tenggara Timur yang meninggal dunia dengan banyak luka di tubuhnya pada Februari 2018.

Majelis hakim yang beranggotakan Vernon Ong Lam Kiat, Harmindar Singh Dhaliwal, dan Rhodzariah Bujang menolak permohonan jaksa penuntut umum untuk menggugurkan putusan Mahkamah Tinggi.

Dalam putusannya, Hakim Vernon, yang mengetuai majelis hakim, mengatakan Pengadilan Tinggi telah mengeluarkan putusan dengan benar dalam membebaskan majikan Adelina, Ambika MA Shan.

Hakim Vernon mengatakan jaksa penuntut umum harus memberikan alasan mengapa mengajukan permohonan Discharge Not Amounting To Acquittal (DNAA). Menurutnya, DNAA hanya boleh diberikan jika ada alasan valid yang diberikan pihak jaksa.

"Malah berdasarkan catatan banding, tiada alasan diberikan pihak pendakwaan (di Pengadilan Tinggi)," kata Hakim Vernon sebagaimana dilaporkan kantor berita Bernama.

DNAA berarti terdakwa dibebaskan dari dakwaan, namun dapat dituntut lagi di kemudian hari. Sebaliknya, putusan Mahkamah Persekutuan ini membuat Ambika bebas murni dan tidak bisa didakwa pidana atas kematian Adelina.

Simak tentang Adelina Lisao pada halaman berikut.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT