ADVERTISEMENT

Kebakaran di Permukiman Padat Kemayoran Diduga Akibat Korsleting

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 26 Jun 2022 19:43 WIB
Si Jago Merah Lalap Permukiman di Kemayoran, 19 Unit Damkar Diterjunkan
Kebakaran di Kemayoran (Foto: 20Detik)
Jakarta -

Permukiman padat penduduk di Kemayoran, Jakarta Pusat mengalami kebakaran sore tadi. Kondisi bangunan rumah semi permanen serta berada di gang kecil menjadi kendala saat memadamkan api.

"Hambatan jalan sempit, material rumah semi permanen, warga berkerumun, listrik masih menyala, sumber air jauh," kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal kepada wartawan, Minggu (26/6/2022).

Asril menjelaskan mulanya percikan api terlihat di lantai 3 rumah warga. Tak butuh waktu lama, kebakaran pun meluas ke rumah sebelahnya.

"Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha membantu memadamkan namun api sudah membesar dan sulit di kendalikan, sementara warga yang lain langsung melaporkan kejadian tersebut ke pos pemadam terdekat," jelasnya.

Sebanyak 20 unit mobil dan 100 personel damkar dikerahkan memadamkan api. Akhirnya, proses pemadaman api selesai pada pukul 17.35 WIB.

"Pengerahan Akhir 20 Unit terdiri dari 100 personel. Situasi pemadaman dinyatakan selesai," terangnya.

Diduga Akibat Korsleting

Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Peristiwa ini menyebabkan 2 rumah yang dihuni oleh 27 jiwa hangus terbakar.

"Dugaan penyebab korsleting listrik. Taksiran Kerugian Rp 200 juta," imbuhnya.

Sebelumnya, Permukiman padat penduduk di Kemayoran, Jakarta Pusat kebakaran. Api berhasil dipadamkan.

Pantauan di lokasi kebakaran di Jl Cempaka Sari 5, RT 01/09, Kelurahan Harapan Mulya, Kemayoran, Jakarta Pusat rumah tinggal yang terbakar berada di dalam sebuah gang kelinci.

Tampak petugas pemadam kebakaran berjibaku menyelesaikan proses pendinginan. Puluhan warga berkumpul di sekitar lokasi menyaksikan proses evakuasi.

Mobil damkar tak bisa memasuki gang kecil sehingga petugas mesti mengulurkan selang air untuk menjangkau lokasi. Sesekali petugas damkar meminta warga tak mendekat di area kebakaran dan mengganggu proses pendinginan.

"Jangan berkumpul si sini, tolong keluar," ujar petugas pemadam kebakaran, Minggu (26/6).

(taa/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT