ADVERTISEMENT

Kesaksian Warga di Malam Sebelum Wanita Tewas Bersimbah Darah di Serpong

Khairul Ma'arif - detikNews
Minggu, 26 Jun 2022 14:19 WIB
Klitih Itu Apa? Pergeseran Makna di Balik SriSultanYogyaDaruratKlitih
Foto: detikcom
Tangerang Selatan -

Warga di Serpong Utara, Tangerang Selatan, digegerkan oleh penemuan wanita tewas bersimbah darah di depan indekos. Warga menyampaikan kekasih korban sempat datang ke kos sebelum pembunuhan terjadi.

"Nah pas kejadian, kalau keterangan yang dari adik saya mah melihat cowoknya korban keluar beli nasi goreng sebelum kejadian berdua. Terus adik saya papasan di tangga pas mau turun korban sama cowoknya naik. Tapi adik saya juga taunya cuma sekelibat aja tahunya," ucap seorang warga bernama Dila, kepada wartawan, Minggu (26/6/2022).

"Iya datang. Tapi, pas kejadian, dia (pacar korban) tidak tahu, soalnya sudah pulang sekitar pukul 01.00 WIB. Sedangkan kejadiannya sekitar pukul 02.00 WIB," imbuhnya.

Korban diketahui berinisial SL (35). Pelaku pembunuhan sampai saat ini belum tertangkap.

Dila mengatakan saat malam itu adiknya sempat mendengar teriakan minta tolong dari SL. Namun, saat dihampiri, kondisinya sudah berlumuran darah dan tergeletak di dekat tangga.

"Adik saya yang dengar dari bawah ke atas bangunin saya langsung lihat sudah tergeletak di situ. Adik saya nyangkanya saya takutnya kenapa-kenapa lari ke atas ngecek. Saat kita tahu korban sempat keluar jalan duduk di dekat tangga sudah berlumuran darah," tutur Dila.

Dila saat itu tidak terlalu curiga dengan suara teriakan dari korban. Sebab, menurutnya, rumah kos yang ditempati korban kerap ramai di malam hari.

"Karena di sini sudah terbiasa berisik soal berantem atau kesurupan, jadi disangkanya kesurupan atau berantem jadi masa bodoh gitu. Tahunya pas keluar sudah ramai gitu. Ya tapi kalau sudah berlebihan ditegur sih kan banyak yang punya anak kecil juga menghargai orang tua tidur juga," ungkapnya.

Dila menyebut korban sempat dibawa ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong.

"Korban sudah berlumuran darah. Tapi belum ada yang berani takut lah gimana-gimana. Pas sudah pada keluar baru ditanganin. Kita warga sini tolongin tapi tidak tau nomor ambulans akhirnya dibawa ke rumah sakit pakai mobil pribadi terus tidak tertolong pas sampai rumah sakit karena banyak ketolak juga," beber Dila.

"Emang tidak pernah dikunci (pintu gerbang). Paling kalau malam Minggu doang ditutup tapi tidak semua nutup. Kadang ditutup kadang enggak. Orang baru sih dia. Baru sekitar dua bulanan lah. Nggak sosialisasi. Aku juga mukanya aja tidak tahu. Paling orang-orang lama doang aku tahunya orang-orang baru kurang tahu," jelasnya.

Korban ditemukan dalam keadaan bersimbah darah pada Sabtu (25/6) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB. Awalnya teriakan korban yang meminta tolong didengar tiga tetangga di lokasi.

"Korban berkata 'tolong, maling cowok dari pintu belakang. Handphone saya diambil'," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu saat dihubungi, Sabtu (25/6/2022).

Para saksi kemudian segera menuju kamar korban. Ketika ditemukan korban telah dalam keadaan kritis.

"Korban sudah berada di depan pintu kamar korban dalam keadaan bersimbah darah," ujar Sarly.

Simak juga Video: 2 Korban Tewas Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya Pasangan Suami-Istri

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT