ADVERTISEMENT

Polisi Selidiki Tewasnya Bocah di Makassar Usai Dituduh Curi Ponsel di Kapal

Muh Ishak Agus - detikNews
Minggu, 26 Jun 2022 11:36 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Ilustrasi Police Line (Thinkstock)
Jakarta -

Polisi menyelidiki kasus tewasnya bocah berinisial DP (12) di atas kapal di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Tewasnya DP diduga akibat dianiaya karena dituduh mencuri ponsel milik penumpang di atas kapal.

"Memang ada tewasnya bocah 12 tahun karena diduga ada penganiayaan. (Dituduh) mencuri (ponsel) di kapal," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Iptu Prawira Wardani kepada wartawan seperti dikutip dari detikSulsel, Minggu (26/6/2022).

Informasi tewasnya DP pertama kali diketahui pada Jumat (24/6) malam. Awalnya korban dan orang tuanya datang menggunakan Kapal Motor (KM) Dharma Kencana 7 dari Surabaya tujuan Kota Manado, Sulawesi Utara, dan transit ke Makassar.

"Kapal dari Surabaya dia mau ke Manado. Iya transit ke sini dan sudah sandar (kapalnya). Penganiayaan itu terjadi di atas kapal," kata Prawira.

Sejauh ini informasi awal korban tewas akibat dianiaya karena mencuri ponsel. Namun pihaknya belum menemukan adanya dugaan tindak pidana pencurian itu.

"Sementara korban dituduh mencuri. Tapi belum terbukti sehingga dilakukan penganiayaan," ujarnya.

Silakan baca berita selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Polisi Telusuri Video Mobil Tabrak 2 Wanita-Bocah di Car Wash

[Gambas:Video 20detik]




(rdp/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT