ADVERTISEMENT

Diusulkan Duet Pemersatu Bangsa dengan Ganjar, Begini Respons Anies

Nahda Rizki Utami - detikNews
Minggu, 26 Jun 2022 00:08 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan perubahan 22 nama jalan di wilayah Jakarta. Nama-nama jalan itu diambil dari nama tokoh-tokoh Betawi.
Foto: Anies Baswedan (Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi soal namanya masuk dalam duet pemersatu bangsa yang diusulkan Ketum NasDem Surya Paloh ke Presiden Joko Widodo. Anies mengatakan dirinya ingin fokus mengurus Jakarta terlebih dulu.

"Saya urus Jakarta dulu," kata Anies kepada wartawan di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (25/6/2022).

Anies pun enggan berkomentar lebih lanjut. Anies kembali mengatakan saat ini dirinya ingin fokus bekerja mengurus Jakarta.

"Fokusnya di situ (Jakarta)," ujar Anies.

Sebelumnya, Surya Paloh mengakui dirinya mengusulkan skema duet calon presiden-calon wakil presiden kepada Jokowi. Surya Paloh ingin pemimpin bangsa ke depan bisa menghilangkan polarisasi.

Dalam tanya jawab dengan wartawan usai pertemuan bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono di NasDem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (23/6), Surya Paloh mengakui sangat menaruh perhatian terhadap isu polarisasi.

"Amat sangat," kata Surya Paloh menegaskan dirinya amat menaruh perhatian terhadap isu polarisasi.

Surya Paloh mengapresiasi munculnya usulan duet seperti Anies Baswedan-Puan Maharani, Ganjar Pranowo-Anies Baswedan, hingga Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar. Surya Paloh mengaku dirinya tidak punya kepentingan apa pun di Pilpres 2024 selain ingin polarisasi hilang.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Saksikan juga, Sosok minggu ini: Hendra 'Ayah Sejuta Anak', Tampung 55 Bayi yang Terbuang

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT