PT Lapindo Brantas Siapkan Tim Peneliti Lumpur Porong

PT Lapindo Brantas Siapkan Tim Peneliti Lumpur Porong

- detikNews
Senin, 12 Jun 2006 21:49 WIB
Sidoarjo - Sudah lebih dari 2 minggu semburan gas dan lumpur melanda warga Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Bahkan jalan tol Surabaya-Gempol pun dipenuhi lumpur panas. PT Lapindo Brantas lantas membentuk tim untuk meneliti sumber lumpur yang terus mengalir."Tim ini dipisahkan dari tim yang menanggulangi dampak lumpur yang setiap harinya mencapai volume 500 meter kubik tiap hari," ujar Direktur Operasional PT Lapindo Berantas Faiz Shahab.Hal itu disampaikannya dalam rapat dengar pendapat PT Lapindo Brantas dengan Komisi VII DPR, BP Migas, Departemen ESDM dan pemerintah Kabupaten Sidoarjo di Gedung DPR Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (12/6/2006).Faiz kemudian menuturkan kronologis semburan lumpur yang muncul dari 3 titik semburan.Pengeboran sumur gas dimulai 8 Maret 2006 di Desa Renokenowo Kabupaten Sidoarjo dan berlangsung dengan aman dan lancar hingga kedalaman 3.580 kaki. Pengeboran pun dilanjutkan sampai mencapai kedalaman 9.297 kaki. Namun pada Sabtu 27 Mei pukul 05.00 WIB terjadi kehilangan lumpur bor. 57 Menit kemudian terjadi gempa di Yogyakarta dan Jawa Tengah yang di Sidoarjo kekuatannya terasa III - IV Modified Mercalli Intensity ( MMI ).Kehilangan lumpur bor itu ditanggulangi dengan menjaga sumur kembali statik. Untuk menghindari tekanan lumpur naik maka lumpur yang lebih berat dimasukkan sampai sumur tersebut mati dan bisa terkendali. Kegiatan itu berlangsung pada 27-28 Mei.Senin 29 Mei, timbul semburan dari jarak 150 meter di sebelah barat laut sumur yang digali. Tak lama, muncul 2 titik semburan baru di timur laut sumur pengeboran, sehingga ketiga titik ini mebentuk garis lurus.Setelah satu minggu, semburan lumpur alami tidak mengalami penurunan intensitas. Lipindo pun memutuskan untuk menyelamatkan sumur dan peralatan pengeboran. Sumur bor ditinggalkan dengan keadaan telah disemen. (nvt/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait