ADVERTISEMENT

9 Penggali Kubur Mundur dalam Pembongkaran Makam di Gresik, Ini Alasannya

Jemmi Purwodianto - detikNews
Sabtu, 25 Jun 2022 16:11 WIB
Sebanyak 9 orang penggali kubur mengundurkan diri untuk membongkar makam di Dusun Sumbersuko, Desa Lebanisuko, Kecamatan Wringinanom, Gresik.
Penggali Kubur Mundur dalam Pembongkaran Makam di Gresik, Ini Alasannya (Jemmi Purwodianto/detikcom)
Gresik -

Sebanyak 35 orang mendaftar sebagai penggali kubur untuk melakukan pembongkaran makam dan pemindahan jenazah di Dusun Sumbersuko, Desa Lebanisuko, Kecamatan Wringinanom, Gresik. Namun, 9 di antaranya mengundurkan diri sehingga tersisa 26 petugas.

"Awalnya yang daftar 35, sekarang tinggal 26 orang. Sebelum pembongkaran dimulai sudah ada 9 orang yang mundur," kata Mustofa Kepala Desa Lebanisuko, dikutip dari detikJatim, Sabtu (25/6/2022).

Mustofa mengungkapkan alasan 9 orang tersebut mundur. Ada yang tidak berani membongkar makam, ada juga yang mengaku tidak kuat melihat mayat.

"Ada yang enggak kuat, ada yang takut, ada yang takut nanti didatangi kalau malam. Macam-macam alasannya. Ya, saya nggak maksa. Itu para penggali memang rata-rata orang Desa Lebanisuko," kata Mustofa.

Pembongkaran Makam Dampak Pembangunan Jalan Tol KLBM

Adanya proyek pembangunan Jalan Tol KLBM menyebabkan makam di Dusun Sumbersuko, Desa Lebanisuko, Kecamatan Wringinanom, Gresik, dibongkar. Sekitar 390 makam harus dibongkar dan jenazahnya dipindahkan ke makam baru.

"Ada sekitar 390 makam. Ini imbas pembangunan jalan tol KLBM itu. Jadi mau nggak mau harus dibongkar dan dipindah," kata Kepala Desa Lebanisuko Mustofa.

Ratusan jenazah dari makam umum itu dipindahkan ke makam baru yang jaraknya sekitar 600 meter dari makam lama. Jenazah diangkut bergantian menggunakan ambulans. Pemindahan jenazah telah berlangsung sejak Senin (20/6/2022) lalu.

Simak selengkapnya di sini.

Saksikan Video 'Ada Jenazah Covid-19 Masih Utuh di Pembongkaran Makam Proyek KLBM':

[Gambas:Video 20detik]



(kny/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT