ADVERTISEMENT

Syarief Hasan Minta Suntik Mati TV Analog Ditunda, Ini Alasannya

Rhazes Putra - detikNews
Jumat, 24 Jun 2022 22:18 WIB
Syarief Hasan
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI Fraksi Partai Demokrat Syarief Hasan menilai target migrasi siaran analog ke siaran digital pada 2 November 2022 akan sulit tercapai. Hal itu disebabkan masyarakat miskin masih sedikit yang menerima perangkat Set Top Box (STB) dari pemerintah.

Menurutnya, masyarakat miskin yang akan menjadi korban jika program ini tidak optimal. Karena jika program televisi analog ini dihentikan pada November 2022 saat masyarakat miskin belum menerima program bantuan perangkat STB, maka masyarakat yang jadi korban karena tidak bisa menikmati layar kaca digital.

"Program penghentian siaran analog ini lebih baik ditunda jika penyaluran perangkat STB belum tuntas. Lebih baik dievaluasi karena masih banyak masyarakat miskin yang belum mendapat perangkat STB sehingga dapat merugikan masyarakat miskin," kata Syarief dalam keterangannya, Jumat (24/6/2022).

Syarief juga mempertanyakan data keluarga miskin yang akan menjadi penerima bantuan perangkat STB dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Pasalnya, data keluarga miskin tersebut masih belum update sehingga menyebabkan penyaluran bantuan tidak optimal.

"Masyarakat miskin yang menjadi penerima perangkat STB masih sangat rendah. Bahkan, dari data menunjukkan bahwa baru 16% masyarakat miskin yang menerima perangkat STB tersebut," ujar Syarief.

Ia menyebutkan data keluarga miskin yang tidak update akan mempersulit penyelesaian penghentian siaran televisi analog (Analog Switch Off) yang dilakukan Kementerian Kominfo.

Lebih lanjut, ia mengatakan penghentian siaran televisi analog (Analog Switch Off) yang dilakukan Kementerian Kominfo merupakan langkah awal dari proses migrasi dari TV Analog ke TV Digital. Penghentian siaran TV analog sebagai upaya digitalisasi penyiaran menuju penyiaran yang lebih canggih lagi dan tidak ketinggalan zaman.

Diketahui, informasi ini didapatkan dari Rapat Panja dengan Dirut Media Group, SCM Group, MNC Group, Transmedia Group, dan Viva Group di Ruang Komisi I pada Kamis, (23/6/2022).

(ega/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT