Titik, Bintang Baru dari Cendana

ADVERTISEMENT

Titik, Bintang Baru dari Cendana

- detikNews
Senin, 12 Jun 2006 16:17 WIB
Jakarta - Mbak Tutut punya tugas merawat ayahanda di Cendana. Urusan tampil di depan publik yang biasa disandangnya, kini diregenerasikan kepada adiknya, Siti Hediati Haryadi alias Titik Soeharto. Akankah Titik jadi bintang baru Cendana?Mei 2006 lalu Titik dua kali tampil di depan publik. Pertama, menjenguk dan memberikan bantuan bagi pengungsi Gunung Merapi. Di sinilah Titik menyatakan permintaan maaf sang ayah (Soeharto) dan isu itu menjadi berita utama selama beberapa hari. Ketika gempa datang, Titik muncul lagi di Yogyakarta dengan membawa bingkisan "85 tahun Pak Harto" untuk para korban musibah. Di sini, perempuan yang memberikan seorang anak dari perkawinannya dengan Letjen Purn Prabowo Subianto ini, menyampaikan salam Pak Harto bagi warga setempat.Juni, secara mengejutkan, Titik muncul lagi. Kali ini Titik muncul di even yang menyedot perhatian jutaan publik, Piala Dunia 2006. Terhitung 9 Juni 2006, Titik menyambangi jutaan gibol Tanah Air sebagai presenter SCTV dalam penayangan siaran langsung Piala Dunia.Siapakah Titik? Mengapa dia tiba-tiba menjadi presenter? Mengapa pula di ajang Piala Dunia 2006 -- momen akbar yang digelar tiap 4 tahun sekali? Untuk pertanyaan kedua dan ketiga, hanya Titik dan SCTV-lah yang lebih tahu jawabnya. Titik lahir dengan nama Siti Hediati Haryadi pada 14 April 1959 di Semarang. Dia adalah anak keempat dari 6 bersaudara. Pada saat itu Soeharto menjabat sebagai Panglima TT-IV/Diponegoro. Ia lahir ketika kondisi keluarga Soeharto relatif berkecukupan.Titik menikah dengan Prabowo Subianto pada Mei 1983. Pasangan ini dikaruniai seorang anak, Didiet Prabowo. Didiet menghabiskan sebagian masa sekolahnya di Boston, AS. Perkawinan pasangan ini berakhir perceraian. Namun tidak diketahui secara persis kapan pasangan ini berpisah.Majalah Time pernah menurunkan laporan kekayaan keluarga Cendana dengan judul Suharto Inc yang berujung ke meja hijau. Disebutkan Titik adalah penyuka merek kelas tinggi seperti Harry Winston, Bulgari dan Cartier.Sebagaimana Tutut, Titik juga aktif di dunia sosial. Misalnya, dia pernah menjadi ketua Yayasan Seni Indonesia.Titik juga dikenal sebagai pengagum para bintang film. Ketika Steven Seagal ke Bali dalam rangka peresmian Planet Hollywood pada 1994 lalu, misalnya, Titik dikabarkan berajojing ria dengan bintang laga itu.Pada 27 Juli 2005, diumumkan bahwa pengusaha Henry Pribadi, melalui perusahaannya, PT Citabumi Sacna, melepas seluruh kepemilikannya di PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) sebesar 25 persen. SCMA merupakan induk perusahaan Surya Citra Televisi (SCTV). Saham milik Henry dibeli oleh pemegang saham SCMA lainnya, PT Abhimata Mediatama. Saham yang dijual Henry setara dengan 473.437.500 saham dengan harga Rp 1.225 per saham. Nah, Mbak Titik adalah komisaris PT Abhimata.Kini, saham SCMA disebut-sebut dimiliki oleh Abhimata sebanyak 77,49% dan publik 22,51%. Di sini, Titik juga duduk sebagai komisaris.Penampilan Titik di SCTV dikritik banyak orang. Terkesan dipaksakan. Mampukah penampilan Titik itu bisa melambungkannya menjadi bintang baru dari Cendana? Kita tunggu saja!

(nrl/)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT