SBY Ajak Perangi Penebangan Liar
Senin, 12 Jun 2006 15:28 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui operasi anti penebangan liar selama ini belum mendatangkan efek jera. Dia pun memproklamirkan perang total terhadap komplotan perusak lingkungan dan pencuri uang negara itu."Mari kita lakukan perang total terhadap pencurian dan penebangan hutan yang tidak bertanggung jawab itu. Ratusan orang yang telah ditahan oleh kepolisian, saya minta diproses hukumnya secara tegas, demikian juga penyandang-penyandang dana dan mereka yang menjadi dalang," kata Presiden dalam sambutannya pada puncak peringatan hari Lingkungan Hidup di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (12/6/2006). Presiden memaparkan, akibat penebangan liar, setiap tahunnya Indonesia mengalami kerusakan hutan sedikitnya seluas dua juta hektar. Mengingat fungsi hutan tropis sebagai paru-paru bumi, kerusakan ini merupakan ancaman bagi seluruh umat manusia. "Dunia internasional akan menyalahkan kita bila kita tidak mampu memelihara kawasan hutan tropis kita yang hijau itu," imbuh SBY. Lebih lanjut ia mengajak masyarakat untuk meneladani kembali sikap arif suku-suku terpencil yang justru lebih bijak memperlakukan alam sekitarnya. Langkah paling mudah adalah menggalakkan kembali gerakan reboisasi di lingkungan sekitar masing-masing."Saya ulangi gerakan Indonesia menanam, bukan gerakan Indonesia menggunduli. Bukan gerakan Indonesia menebang, tapi menanam," tegas SBY.
(asy/)











































