ADVERTISEMENT

Bima Arya Bentuk Tim Tangkas Tertibkan Parkir Liar di Kota Bogor

Muchamad Sholihin - detikNews
Kamis, 23 Jun 2022 18:07 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya  (Sholihin-detikcom)
Wali Kota Bogor Bima Arya (Sholihin/detikcom)
Jakarta -

Petugas gabungan dari delapan organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkot Bogor menggelar operasi parkir liar hingga tumpukan sampah di sekitar pusat Kota Bogor. Tim gabungan delapan OPD ini merupakan Tim Tangkas yang baru dibentuk Pemkot Bogor hari ini.

Pantauan di lokasi, Kamis (23/6/2022), razia dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya didampingi Kasatpol PP, Kadishub, dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkot Bogor. Petugas gabungan berhenti di sejumlah titik parkir liar, spanduk liar, hingga persimpangan lampu merah yang kerap jadi lokasi para pengemis dan gelandangan.

Petugas gabungan sempat berhenti di titik parkir liar yang berada samping Mal BTM. Motor-motor yang parkir di tempat tidak seharusnya dihampiri petugas dan digembosi bannya. Petugas lantas memberikan imbauan untuk tidak parkir di lokasi.

Selanjutnya rombongan petugas kemudian berhenti di simpang lampu merah di Jalan Pajajaran, Kota Bogor. Di lokasi, petugas juga mengamankan 'badut' yang tengah beroperasi.

"(Tim Tangkas) ini adalah ikhtiar kita membangun sistem. Jadi patroli ini adalah jawaban atas keinginan warga untuk melihat sampah lebih cepat diangkut, kotoran-kotoran lebih cepat dibersihkan, parkir liar segera digeser, dan berbagai kesemrawutan di pusat kota khususnya," kata Bima Arya, Kamis (23/6/2022).

"Jadi selama ini yang belum ada hanya rutinitas, jadi saya minta patroli ini rutin dilaksanakan, sehari tiga kali, rutin, dan jangan berhenti," tambahnya.

Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syach mengatakan operasi dilakukan sebagai tindak lanjut terbentuknya Tim Tangkas yang diresmikan Bima Arya hari ini. Tim Tangkas merupakan gabungan petugas dari delapan OPD di lingkungan Pemkot Bogor, di antaranya Satpol PP, Dishub, Disperumkim, Dinsos, DLH, Kesbangpol, dan pihak kecamatan.

"Ini sering kali kan tiap kali kita melaksanakan operasi itu bergerak sendiri-sendiri, sehingga kurang optimal. Sekarang kita maksimalkan dengan inisiasi pembentukan Tim Tangkas ini memberantas K3 dengan saling bersinergi. Ada delapan OPD yang tergabung dalam Tim Tangkas ini," kata Agustian Syach seusai razia.

"Pola patroli tetap sama, sekarang kita gabungkan. Contoh begini, sebelumnya kalau Satpol PP keliling, kemudian melihat tumpukan sampah, kita kan tidak bisa apa-apa, kemudian ada parkir liar. Nah, sekarang masing-masing OPD itu kita gabungkan dalam satu tim patroli. Jadi, ketika melihat sampah, diangkut, ada parkir liar ditertibkan, ada spanduk liar ditertibkan, jadi saat itu bergerak," tambahnya.

Lihat juga video 'Ada Parkir Liar di Taman Margasatwa Ragunan, Ini Kata Pengelola':

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dwia)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT