Tata Masuk Bursa Pengganti Titik

Tata Masuk Bursa Pengganti Titik

- detikNews
Senin, 12 Jun 2006 13:12 WIB
Tata Masuk Bursa Pengganti Titik
Jakarta - Banyak nama yang dinilai pas menjadi presenter Piala Dunia 2006 di SCTV. Ada Gus Dur dan Jaya Suprana. Jika dari keluarga Cendana 'terpaksa' ditampilkan, Tata dinilai lebih oke daripada Mbak Titik.Istri Tommy Soeaharto yang menggugat cerai suaminya ini memiliki dianggap lebih modal untuk tampil sebagai presenter dibandingkan kakak iparnya. Setidaknya begitulah komentar gibol yang diterima detikcom, Senin (12/5/2006). Masih ada nama yang cocok lainnya seperti Annisa Pohan dan Tamara Geraldine, termasuk calon yang berbau 'satiris' lainnya. Berikut suara mereka:Firhan Sani LSaya pikir SCTV perlu mereview kembali dengan keberadaan Ibu Titik sebagai presenter PD 2006, prinsipnya saya mendukung bila ybs memiliki wawasan dan teknik sebagai presenter. Namun setahu saya ybs belum pernah hadir di layar kaca atau media cetak dalam mengulas persepakbolaan nasional apalagi dunia.Kalaupun memang sekadar ingin memulai suatu gebrakan terhadap keluarga Soeharto, saya usul kenapa bukan Tata saja yang menjadi presenter? Selain berwajah cantik, manis, ayu, putih bak mutiara, dia adalah orang yang cerdas dan saya yakin dia mampu serta dapat menghidupkan sekaligus menyejukkan hati para penggila PD.Iwan Kurniawan:Seharusnya SCTV nyari host yang ngerti bola, kalaupun nggak ngerti bola, paling nggak dia cantik, biar penonton jadi terhibur. Menurut gw keluarga Cendana yang cocok jadi presenter cuma Tata (istrinya Tommy).Roy Haryanto:Kenapa nggak bambang saja sama Mayangsari sekalian dijadikan presenter?Paulo Santoso:Jika kita melihat tayangan di negara lain, sudah wajib hukumnya tentunya jika sang komentator mempunyai capability atau background dalam memberikan analisa acara olahraga yang dibawakan.Bahkan menurut saya Sdri Leonny kemungkinan punya pengetahuan yang lebih besar dibandingkan Mbak Titik Soeharto atau Sdr Dick Doank bahkan juga lebih baik. Yanti:Saya rasa masih banyak presenter yang ngerti bola, misal Tamara Geraldine yang maniak bola. Kalau harus memilih antara Gus Dur atau Tamara, saya lebih memilih Tamara.Eddy Mesakh:SCTV jangan malu-malu mengganti presenter-presenter yang tidak tepat. Sebab, mungkin saja beberapa di antara presenter dan komentator yang dipakai SCTV justru tidak memahami sepakbola sama sekali. Atau bahkan tidak suka sepakbola. SCTV masih ada kesempatan untuk memperbaiki kualitas acara terkait Piala Dunia. Toh masih ada 27 hari lagi. Daripada menuai kecaman terus-menerus dari pemirsa.Ctra Ninda:Kalau emang mau mengangkat citra keluarga Cendana, kenapa nggak sekalian Mbak Tata aja yang dijadikan pembawa acara, kan lebih muda dan cantik, jadi paling nggak lebih enak diliatlah.Bakti:Setuju aja kalau Titik diganti dengan host yang lebih segar seperti Tamara G, Jaya Suprana, bahkan Gus Dur.Nursal Fataa Fathony:Saya jujur saja, mendengarkan komentar Dali Taher dan Danurwindo saja sudah cukup membosankan, apalagi Titik Soeharto.Gega BahySaya mengusulkan kepada SCTV untuk menempatkan orang sebagai pewawancara yang pengetahuannya luas dalam sepak bola, rasanya sangat tidak imbang kalau komentator yang didatangkan merupakan pakar-pakar sepak bola tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik karena pertanyaan yang diajukan tidak berbobot.Ruju WuriadiBenar sekali, masih mending Gus Dur daripada Titik Soeharto untuk menjadi host Piala Dunia. Atau bila perlu orang-orang Republik BBM terutama Presiden, Wakil Presiden,dan Cak Lontong.Heindra TjandraSaya dan teman-teman baik di kantor maupun di kampus terheran-heran dengan hadirnya Mbak Titiek sebagai host PD di SCTV. Karena itu saya dan teman-teman dengan ini memohon kepada SCTV untuk mengganti Mbak Titiek dengan presenter yang lebih qualified untuk event sebesar ini.Utomo:Diusulkan Gus Dur dan Pak Jaya Suprana sebagai host program Piala Dunia yang disajikan SCTV untuk menggantikan Ibu Titi Prabowo. Boleh dong saya usul dua nama lagi. Keduanya memiliki wawasan luas selain di bidang sepak bola dunia, juga dalam bidang filsafat, moral dan kenegaraan, yaitu Pater Sindhunata, wartawan dari Yogyakarta dan Bapak Azyumardi Azra, Rektor IAIN Ciputat.Arizka Alamsyah:Pilihlah orang yang memiliki pengetahuan yang luas dalam sepakbola, contohnya seperti M. Kusnaeni. Atau kalaupun yang bersangkutan tidak terlalu menguasai sepakbola, pilihlah orang yang cerdas dan menarik dalam membawakan acara, saya kira contoh presenter yang seperti ini adalah Feny Rose.Azhari Rangguci:Kalo pengen yang lucu Pelawak aja yang dijadiin Pembawa acara secara bergantian mereka dikasih kesempatan. Seger kan?Tevin:Tamara Geraldine sepertinya lebih cocok untuk posisi seperti itu. Tryanto:Kenapa nggak sekalian Annisa Pohan aja yang jadi presenter.Secara kualitas tidak perlu diragukan lagi karena dia pernah jadi presenter bola juga di RCTI, secara "selebritis" dia TOP juga karena banyak ibu-ibu yang penasaran pengin lihat mantunya Pak SBY beraksi di depan kamera.Nungky:Saya usul sebaiknya Mbak Titik didampingi Mbah Marijan, sehingga lebih afdol dalam perkiraan hasil pertandingan. Wong prediksi Merapi saja Mbah Marijan sukses dan jitu. Apalagi masalah bola.Adhi:Memang penampilan Mbak Titik ini tidak membuat nyaman para penonton PD 2006. Forum diskusi di kantor saya pun penuh dengan ketidakpuasan ini. Ada yang mengusulkan agar Mba Titik diganti Mba Tata aja, kan sama-sama dari Cendana. Cuma bedanya Mbak Tata ini lebih muda dan cantik. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads