ADVERTISEMENT

Oknum Ormas Pemeras di Jakbar Belum Bisa Diproses Hukum, Ini Alasannya

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 23 Jun 2022 15:02 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi Garis Polisi (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengatakan belum bisa memproses pidana dua oknum anggota ormas yang mencoba memalak pegawai proyek di Cengkareng, Jakarta Barat. Pasalnya, belum ada transaksi penyerahan uang kepada kedua oknum anggota ormas itu.

Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demasetyo menjelaskan pihaknya bergerak setelah mendapatkan informasi viral terkait percobaan pemerasan kedua oknum anggota ormas tersebut.

"Setelah kami amankan, belum ada transaksi dari korban ini belum memberikan. Sehingga kami belum bisa memproses karena belum ada pidananya, baru omongan saja minta gitu," ujar Ardhie saat dihubungi detikcom, Kamis (23/6/2022).

Ardhie mengatakan pihaknya memulangkan kedua oknum anggota ormas, E (41) dan N (41), itu setelah pemeriksaan 1 x 24 jam.

"Iya (dipulangkan), belum tersangka," kata Ardhie.

Ardhie menambahkan, setelah memeriksa pelaku, polisi tidak menahan mereka. Polisi meminta keduanya membuat surat pernyataan tidak melakukan aksi pemerasannya lagi.

"Kita ambil keterangannya dan bikin surat pernyataan apabila melakukan seperti yang sama akan kita proses hukum," katanya.

Lebih lanjut Ardhie menegaskan, pihaknya akan menindak ormas ataupun preman yang mengganggu masyarakat.

"Intinya kita ini dari Polsek Cengkareng akan menindak tegas para pelaku baik itu premanisme atau ormas yang melakukan kegiatan yang meresahkan masyarakat," pungkas Ardhie.

Lihat juga video 'Viral Ormas Vs 'Mata Elang' di Purwakarta Gegara Perampasan Motor':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT