ADVERTISEMENT

Jaksa Ungkap Kaitan Selebgram Chandrika di Kasus Putra Siregar-Rico Valentino

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Kamis, 23 Jun 2022 14:35 WIB
Polisi menetapkan bos PStore, Putra Siregar, dan artis Rico Valentino sebagai tersangka karena pengeroyokan kepada warga berinisial N. Putra Siregar dan artis Rico kini sudah ditahan.
Bos PStore Putra Siregar dan Rico Valentino jadi tersangka pengeroyokan (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Jaksa mengungkap kaitan selebgram Chandrika Chika terkait kasus penganiayaan yang dilakukan Putra Siregar dan Rico Valentino. Putra dan Rico didakwa melakukan pemukulan terhadap seorang bernama Muhammad Nur Alamsyah.

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Kamis (23/6/2022), Putra diadili secara terpisah dari Rico. Jaksa, yang membacakan surat dakwaan, menyebut penganiayaan yang dilakukan Putra dan Rico terhadap Nur Alamsyah terjadi pada Rabu, 2 Maret 2022, pukul 03.00 WIB di Kafe Code di Senopati.

Saat itu Nur Alamsyah bersama sejumlah temannya duduk bersama di salah satu meja di kafe itu. Setelahnya, Chandrika Chika, yang dalam dakwaan tertulis sebagai Chandrika Sari Jusman, mendatangi meja itu karena mengenal seorang di antaranya, yaitu Nabila Maharani Sukandar.

"Lalu keduanya mengobrol karena saling kenal sambil berpelukan dan menangis terharu karena ada temannya yang mau pergi ke luar negeri," kata jaksa membacakan dakwaan.

Di saat bersamaan, di meja lainnya terdapat Putra yang nongkrong bersama Rico serta teman-teman lainnya. Pandangan Rico tertuju pada Chandrika di meja lain yang lantas disambanginya.

"Terdakwa II menghampiri Chandrika Sari Jusman di meja nomor 4 dan mengajak Chandrika Sari Jusman dengan menarik tangan. Tindakan Terdakwa II tersebut memancing reaksi dari Muhammad Nur Alamsyah dengan menegur tindakan Terdakwa II yang memaksa dan menarik-narik tangan Chandrika Sari Jusman," ucap jaksa.

Rico disebut tidak mengenal orang-orang di meja itu termasuk Nur Alamsyah. Mendapat teguran, Rico lantas memukul Nur Alamsyah.

"Dan atas teguran tersebut Terdakwa II menjadi emosi dan langsung mendorong badan Muhammad Nur Alamsyah dengan menggunakan tangan lalu memukul bagian dada dan wajah Muhammad Nur Alamsyah dengan menggunakan tangan kanan mengepal," imbuhnya.

Terjadilah keributan yang kemudian membuat Putra Siregar menyambanginya. Putra Siregar ikut memukul Muhammad Nur Alamsyah dengan tangan kanan terkepal sebanyak satu kali yang mengenai bagian wajah.

"Kejadian tersebut menimbulkan kegaduhan di dalam Kafe Code Senopati sehingga pemilik kafe tersebut, yaitu Reza Rabbani, berusaha melerai keributan tersebut dan akhirnya keributan di dalam kafe tersebut berhenti," kata jaksa.

Muhammad Nur Alamsyah lantas melaporkan hal ini. Dia turut melakukan visum yang hasilnya tampak bengkak di sudut bibir kanan.

Putra Siregar dan Rico Valentino pun didakwa dalam Pasal 170 ayat 1 KUHP juncto Pasal 351 ayat 1 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Berikut bunyi masing-masing pasal itu:

Pasal 170 ayat 1

(1) Barangsiapa yang di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dihukum penjara selama-lamanya lima tahun enam bulan

Pasal 351 ayat 1

(1) Penganiayaan dihukum dengan hukuman penjara selama-lamanya dua tahun delapan bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 4.500

Simak video 'Putra Siregar dan Rico Valentino Didakwa Pasal Penganiayaan':

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/yld)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT