ADVERTISEMENT

Wali Kota Dukung Cilegon Jadi Kota Transparan dan Bebas Korupsi

Inkana Izatifiqa R Putri - detikNews
Kamis, 23 Jun 2022 14:11 WIB
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian
Foto: Pemkot Cilegon
Jakarta -

Wali Kota Cilegon Helldy Agustian menghadiri acara Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik yang digelar Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik di Hotel Green Peak Bogor, Rabu (22/06). Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan UU no. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

"Pemberlakuan Undang-Undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) merupakan momentum penting dalam mendorong keterbukaan informasi di Indonesia, khususnya di Kota Cilegon, undang-undang ini telah memberikan landasan hukum terhadap hak setiap orang dalam memperoleh informasi publik," ujar Helldy dalam keterangan tertulis, Kamis (23/6/2022).

"Di mana, setiap badan publik mempunyai kewajiban dalam menyediakan dan melayani permohonan informasi publik secara cepat, tepat waktu, biaya ringan dan cara sederhana," imbuhnya.

Terkait hal ini, Helldy menjelaskan para Pejabat Pengelola Informasi Dan Dokumentasi (PPID) memiliki kedudukan yang penting. Untuk itu, ia berharap mereka dapat mengimplementasikan tugasnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada publik.

"Kedudukan Pejabat PPID di badan publik sangatlah penting, oleh karena itu saya harapkan seluruh perangkat daerah wajib membentuk PPID pelaksana dan menyediakan ruang pelayanan informasi publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku," paparnya.

"Salah satu tugas PPID adalah menyediakan informasi publik bagi pemohon informasi, dengan adanya PPID baik PPID utama maupun PPID pelaksana di setiap perangkat daerah, diharapkan implementasi Undang-Undang keterbukaan informasi publik dapat berjalan efektif dan hak-hak publik terhadap informasi yang berkualitas secara nyata dapat terpenuhi," sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut, Helldy juga mendorong Kota Cilegon agar menjadi kota transparan dan bebas dari korupsi.

"Pelayanan publik yang baik mencerminkan wajah nyata pemerintahan yang baik, saya harapkan di era kepemimpinan Helldy-Sanuji, Kota Cilegon menjadi kota yang transparan, birokrasi yang bersih dan memiliki integritas serta bebas dari korupsi demi mewujudkan Cilegon Baru, Modern Dan Bermartabat," ungkapnya.

Tak hanya itu, Helldy juga mengajak PPID agar menyediakan informasi yang diminta masyarakat. Sebaliknya, masyarakat diminta untuk aktif dan mengawasi jalannya pemerintahan.

"Di era keterbukaan informasi publik ini, masyarakat menjadi lebih aktif dan turut serta dalam mengawasi jalannya penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Pemerintah Kota Cilegon. Inilah yang menjadi dasar bahwa Pejabat PPID harus mampu untuk menyediakan informasi yang diminta oleh masyarakat / publik, dalam pelaksanaannya, PPID diwajibkan untuk mengklasifikasikan dan mengelompokkan informasi-informasi tersebut," tuturnya.

"Pejabat PPID diwajibkan untuk menyimpan, mengolah dan menyajikan informasi, baik itu informasi yang bersifat wajib disediakan dan diumumkan secara berkala, informasi yang diumumkan secara serta merta, maupun informasi yang wajib tersedia setiap saat," sambungnya.

Di akhir sambutan, Helldy meminta kepada OPD untuk membentuk PPID pelaksana. Adapun hal bertujuan untuk menetapkan daftar informasi publik.

"Untuk itu yang belum membentuk PPID pelaksana untuk segera membentuk PPID pelaksana dan melakukan koordinasi dengan Dinas Kominfo selaku PPID utama Kota Cilegon untuk menetapkan daftar informasi publik," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik kota Cilegon, Didin S. Maulana menyebutkan kegiatan ini merupakan upaya untuk mengimplementasikan UU keterbukaan informasi Publik.

"Kegiatan ini diselenggarakan atas dasar keseriusan kami mengimplementasikan UU tentang keterbukaan informasi publik, agar nantinya teman-teman OPD mampu menyikapi bagaimana jika ada pemohon informasi untuk mendapatkan informasi," paparnya.

Di acara ini, kata Didin, pihaknya juga menghadirkan narasumber dari Komisi Informasi (KI) untuk berbagi ilmu seputar pelayanan informasi publik.

"Kami mengundang dari KI, nanti akan dijelaskan sejelas jelasnya, sehingga rekan-rekan OPD sekalian bisa memahami bagaimana menghadapi masyarakat yang membutuhkan informasi," katanya.

"Di sini juga nanti kita akan mengenalkan aplikasi baru yang dimiliki Diskominfo terkait PPID itu sendiri, nanti rekan-rekan akan kami ajarkan cara penggunaannya agar nanti lebih mudah memberikan jawaban apabila ada masyarakat yg ingin mendapatkan informasi," pungkas Didin.

Lihat juga video 'Eks Kadis LH Cilegon Jadi Tersangka Korupsi Proyek Depo Sampah':

[Gambas:Video 20detik]



(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT