ADVERTISEMENT

Puan Dinilai Bisa Jadi Komunikator Ulung untuk Bawa Agenda RI di P20

Ahlu Dzikri Al Hamid - detikNews
Kamis, 23 Jun 2022 12:27 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani
Foto: DPR
Jakarta -

DPR RI akan menjadi tuan rumah perhelatan the 8th Group of 20 Parliamentary Speakers Summit (P20). Ketua DPR RI Puan Maharani yang akan memimpin forum para Ketua Parlemen negara-negara G20 itu dinilai bisa membawa agenda Indonesia secara apik.

Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Silvanus Alvin menilai dibutuhkan sosok pemimpin yang karismatik agar dapat mengkonsolidasi para anggota P20. Dengan begitu, parlemen Indonesia dapat membawa pesan kepada dunia mengenai agenda-agenda dalam negeri.

"Sosok Puan Maharani yang merupakan trah Soekarno saya yakini dapat menjadi sosok komunikator politik yang ulung dan bersahaja," katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (23/6/2022).

The 8th P20 Summit akan diselenggarakan dalam satu rangkaian dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di mana Indonesia tahun ini menjadi presidensi dalam forum multilateral itu. Selain membicarakan masalah global, setiap anggota G20 kemungkinan akan membawa agenda negaranya masing-masing.

Selain itu, kata Silvanus, Puan sendiri sudah cukup punya nama di forum-forum politik internasional. Hal ini dapat terlihat salah satunya ketika Indonesia menjadi tuan rumah Sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 pada Maret lalu, di mana kepemimpinan Puan mendapat pengakuan dan banyak diapresiasi oleh negara-negara forum parlemen dunia itu.

"Dan dari berbagai ulasan, pimpinan dan sejumlah anggota IPU menyatakan menantikan bisa hadir dalam P20. Artinya, komunikasi Puan saat menjadi pimpinan Majelis IPU ke-144 berhasil," ujar Alvin.

Lebih lanjut ahli komunikasi politik itu menilai event P20 tak bisa dipandang hanya sebagai kegiatan pelengkap dari KTT G20. Menurut Alvin, event P20 cukup penting untuk menunjukkan posisi Indonesia di mata dunia.

"Event P20 dapat menjadi salah satu event yang menunjukkan taring Indonesia di mata dunia," ujarnya.

Posisi Puan sebagai Ketua DPR perempuan pun dianggap akan menyampaikan pesan kepada dunia. Puan dapat menjadi simbol bahwa Indonesia sangat mengedepankan kesetaraan gender dan keterlibatan perempuan dalam kebijakan publik.

"Kehadiran Puan Maharani selaku Ketua DPR perempuan pertama di Indonesia secara non-verbal dan implisit menunjukkan sistem politik Indonesia bukan condong pada patriarki melainkan berakar pada egaliter," ungkap Alvin.

Ditambahkannya, P20 Summit yang akan diselenggarakan pada 6-7 Oktober mendatang disebut bisa juga menjadi momentum untuk menunjukkan kesolidan fraksi-fraksi di DPR. Pengajar pada Prodi Distance Learning UMN ini juga mengatakan kesolidan tersebut menunjukkan bahwa pemangku kepentingan, termasuk anggota DPR, mengedepankan rasa nasionalis demi kelancaran serta kesuksesan Indonesia di forum elit dunia itu.

"Melalui P20, DPR dapat menjadi contoh bagi publik bahwa urusan politik bukan soal narasi kegaduhan saja, melainkan menunjukkan semangat persatuan Indonesia untuk mendukung agenda global, terutama dalam mengatasi multi krisis global yang sedang terjadi," paparnya.

Di sisi lain, Alvin menyebut keberadaan parlemen sebagai mitra pemerintah akan saling melengkapi pada forum-forum internasional. Ia mengingatkan, fungsi DPR terkait legislasi, anggaran, dan pengawasan dapat dilakukan lewat diplomasi parlemen.

"Eksekutif bisa bergerak selama ada kejelasan aturan serta anggaran yang diatur di dalamnya. Dalam konteks itulah peran parlemen harus berjalan sinergi dengan eksekutif. Tidak lupa hal itu perlu diikuti dengan pengawasan agar berjalan sesuai dengan yang sudah ditentukan," jelas Alvin.

Lulusan master University of Leicester ini mengatakan P20 Summit tentunya akan menghasilkan poin-poin konkrit karena kegiatan ini mendapat sorotan dunia. Oleh karena itu, lanjut Alvin, peran DPR sebagai tuan rumah akan sangat besar.

"Kesuksesan P20 ini nantinya bukan sekadar keberhasilan DPR semata, tapi akan menjadi keberhasilan serta kebanggaan seluruh penduduk Indonesia," ujarnya.

Simak video 'Puan Ungkap Tak Tertutup Kemungkinan PDIP Bersama PKB-Gerindra':

[Gambas:Video 20detik]



Klik halaman selanjutnya >>



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT