Korban Gempa Dikepung Abu Merapi
Senin, 12 Jun 2006 11:21 WIB
Klaten - Warga Klaten bagian barat benar-benar terkepung bencana. Selain diguncang gempa, pengungsi masih dihujani abu Merapi.Itulah yang dirasakan para pengungsi di Kecamatan Prambanan, Klaten. Hujan abu terjadi di kawasan ini sejak Minggu 11 Mei siang hingga Senin (12/6/2006) pukul 04.00 WIB dini hari.Hujan abu ini juga dirasakan di Kecamatan Jogonalan. Sedangkan di Sleman timur, hujan abu dapat dirasakan di Kecamatan Kalasan dan Prambanan. Pukul 23.00-01.30 WIB, hujan abu sempat membesar.Menurut Amat Karso (70), warga Taji, Prambanan, Klaten barat, hujan abu mengotori tenda pengungsian. Barang-barang pengungsi yang diselamatkan di halaman juga ikut kotor. Begitupun dengan tanaman di sawah yang tampak putih terkena abu."Semalam masih terasa perih di mata," keluh Amat saat ditemui detikcom.Angin membawa abu ke arah tenggara dan selatan. Sesekali, abu terbawa angin ke barat. Namun Senin 12 Mei pagi ini sudah tidak terasa lagi hujan abu. Sisa-sia hujan abu terlihat di kain tenda pengungsi yang terasa kasar jika diraba dengan tangan.Sementara itu, data yang dikeluarkan BPPTK menyebutkan awan panas muncul sebanyak 6 kali ke arah Kali Gendol sejauh 1,5 km. Awan panas teramati dari Dusun Deles, Kecamatan Kemalang, Klaten.Guguran lava pijar terjadi 41 kali ke arah Kali Krasak dan 2 kali ke arah Kali Boyong. Lava pijar ke arah Kali Gendol terjadi 36 kali. Guguran lava pijar rata-rata berjarak 1,5 km. Cuaca di sekitar Merapi cerah, namun puncak tertutup awan sejak pukul 07.00 WIB.
(fay/)











































