TNI Bantah Sebut Anggota DPR Terlibat Komunisme
Senin, 12 Jun 2006 11:18 WIB
Jakarta - TNI AD membantah telah mengeluarkan pernyataan adanya keterlibatan sejumlah anggota DPR dalam gerakan komunisme."Kita di TNI AD memantau, tapi apa yang dilakukan itu atas aturan yang berlaku. Itu yang mengatakan penceramah, tanya ke penceramahnya," jelas KSAD Jenderal TNI Djoko Santoso usai pembukaan Pekan Olah Raga ke-4 Angkatan Darat di Markas Divisi Infantri I, Cilodong, Jawa Barat, Senin (12/6/2006).Menurut Djoko, pernyataan tentang adanya sejumlah anggota DPR yang diduga terlibat PKI pertama kali muncul dalam acara silaturahmi di Kodam Jaya. Saat itu ada seorang penceramah yang bicara soal itu.Sedangkan Pangdam Jaya Mayjen TNI Agustadi Sasongko kepada wartawan menjelaskan, hal itu tidak tertutup kemungkinan karena ideologi komunisme merupakan ideologi yang berkembang di dunia."Panglima tidak mengatakan itu, dia hanya mengatakan tidak tertutup kemungkinan," katanya.Saat ditanya apakah intelijen TNI AD memiliki data soal itu, Djoko mengatakan, data intelijen yang ada, tidak untuk disampaikan ke publik.Pada 7 Juni lalu, Kodam Jaya menggelar acara silaturahmi antara Pangdam Jaya dan keluarga besar TNI dan sejumlah ormas. Dalam acara itu, penceramah Alfian Tanjung, dosen UHAMKA, yang juga ketua umum PP Pemuda Patriot Bangsa mengatakan, ada sekitar 86 kader komunis di DPR, 69 orang di PDIP dan 17 orang di PKB.
(umi/)











































