Soal Lumpur Panas, DPR Semprot Kepala BP Migas
Senin, 12 Jun 2006 10:58 WIB
Jakarta - Para anggota Komisi VII DPR RI dibuat berang oleh laporan Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Migas Kardaya Warnika soal semburan lumpur panas di Porong, Sidoarjo. Wakil rakyat kesal karena Kardaya yang belum mengunjungi Porong sudah berani bilang ada evakuasi."Ini laporan yang bagus-bagus saja. Katanya ada evakuasi, ternyata tidak ada evakuasi di sana. Warga di sana cukup bersabar dan tidak ada langkah dari BP Migas," cetus pimpinan sidang Sonny Keraf dengan kesal.Luapan emosi mantan Menteri Lingkungan Hidup itu disampaikan dalam rapat dengan Komisi VII DPR RI dengan BP Migas di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/6/2006).Kekesalan anggota Komisi VII ini bermula saat Kardaya menjelaskan bahwa BP Migas sudah melakukan evakuasi terhadap 150 warga desa di sekitar kejadian semburan lumpur panas di Sidoarjo itu. "Kita juga melakukan langkah-langkah, termasuk evakuasi terhadap 150 warga di sana," urai Kardaya dalam awal pemaparannya.Belum selesai memberi penjelasan, Sonny Keraf langsung memotongnya. "Anda sudah ke sana atau belum?" tanyanya."Kami dari BP Migas ke sana melakukan monitoring," jawab Kardaya.Jawaban itu tampaknya membuat Sonny makin kesal. "Nggak yang saya tanya Anda sudah ke sana atau belum?" tegas Sonny."Mohon maaf kami belum," ungkap Kardaya."Makanya jangan asal bicara. Ini kebohongan publik," cetus Sonny.Alvin Lie pun menimpali pernyataan Kardaya. "Jangan-jangan Anda hanya mendapat laporan yang bagus-bagus saja dari anak buah Anda," sindirnya. Demikian pula Ramson Siagian. "Jangan-jangan Anda disuruh Menteri ESDM bicara yang bagus-bagus di sini," ujar Ramson.Setelah 'banjir' kecaman, rapat dilanjutkan dengan melanjutkan pemaparan dari Kardaya.
(qom/)











































