ADVERTISEMENT

Terbelahnya MK Perkara Anwar Usman Mundur dari Kursi Ketua

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 21:37 WIB
Gedung Mahkamah Konstitusi
Foto: Gedung Mahkamah Konstitusi (Ari Saputra/detikcom)

Putusan Nomor 90:

Mahkamah Konstitusi (MK) menolak uji formil dan tidak menerima uji materiil. Namun lagi-lagi terpecah.

Wahiduddin Adams

Secara formil, harusnya pemohon punya legal standing dan secara materiil agar Pasal 87b harus dibatalkan.

Suhartoyo

Adapun hakim konstitusi menilai, secara formil dan materiil, permohonan Nomor 9 harus ditolak semuanya.

Saldi Isra:

Menurut Saldi, pemohon punya legal standing. Adapun secara materiil, perpanjangan masa jabatan otomatis adalah kebutuhan UU agar tidak terjadi kekosongan.

"Secara umum, Pasal 87 huruf b UU 7/2020 merupakan norma transisi, yaitu transisi atau peralihan undang-undang lama kepada undang-undang baru. Secara sederhana, jika norma a quo dinyatakan 'bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat' maka tidak terdapat lagi norma atau ketentuan lain yang akan menjembatani keberlakuan UU 7/2020 dengan hakim yang sedang menjabat saat ini. Artinya, menyatakan norma a quo 'bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat', justru dapat berakibat terjadinya kekosongan hukum (rechtsvacuum) dan ketidakpastian hukum. Dengan demikian, permohonan Pemohon sepanjang Pasal 87 huruf b UU 7/2020 adalah tidak beralasan menurut hukum," beber Saldi Isra.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT