ADVERTISEMENT

Lawan Radikalisme, Bamsoet Luncurkan Buku Urgensi Vaksinasi Ideologi

Ahlu Dzikri - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 17:19 WIB
Lawan Radikalisme, Bamsoet Luncurkan Buku Urgensi Vaksinasi Ideologi
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo akan meluncurkan buku ke-24 bertajuk 'Vaksinasi Ideologi, Empat Pilar Melawan Radikalisme dan Demoralisasi Bangsa'. Buku ini melengkapi buku ke-23 berjudul 'Indonesia Era Disrupsi' yang akan rilis bersamaan bulan Juli mendatang.

Melalui buku-buku ini, Bamsoet mempertegas sikap MPR bahwa melawan radikalisme dan terorisme harus menggunakan strategi cegah dan tangkal melalui vaksinasi ideologi.

"Hakekat vaksinasi ideologi adalah mengamalkan nilai-nilai dalam Pancasila, menjadikan UUD NKRI 1945 sebagai pedoman, mempertahankan eksistensi NKRI, dan menjaga kesatuan serta persatuan dengan menerima dan merawat kebhinekaan," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (22/6/2022).

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan Pancasila sudah disepakati dan diterima sebagai dasar negara, landasan ideologi, falsafah, etika moral serta alat pemersatu bangsa. UUD NKRI tahun 1945 sebagai landasan konstitusional. NKRI adalah konsensus yang mutlak dan harus dirawat dan diperkuat. Serta, Bhinneka Tunggal Ika diterima dan dipahami sebagai kodrat kebangsaan.

"Pilar-pilar inilah yang secara historis telah membentuk nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara. Segenap anak bangsa harus mengenal, memahami dan mengimplementasikannya dalam kehidupan bersama," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, pimpinan MPR terus mengajak semua pihak untuk bersama-sama lebih mengenali dan memahami landasan ideologi, konstitusi, komitmen kebangsaan, serta semangat kesatuan dalam perbedaan sebagai otentisitas (keaslian) bangsa Indonesia. Menurutnya, ancaman serta serangan radikalisme dan terorisme harus dilawan dengan penguatan ideologi dan pengamalan nilai-nilai pancasila.

"Lima sila itu jangan sekadar dihafal, melainkan dipraktikan sebagai etika berbangsa. Pemupukan nilai-nilai Pancasila harus semakin digencarkan, baik melalui pendidikan di sekolah formal maupun melalui berbagai kegiatan kebangsaan lainnya. Salah satunya, melalui vaksinasi ideologi," tegas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum SOKSI ini menambahkan salah satu tugas pimpinan MPR saat ini adalah melanjutkan rekomendasi MPR periode 2014-2019 tentang amandemen terbatas UUD NKRI 1945. MPR memastikan amandemen terbatas UUD NRI 1945 tidak akan menjadi bola liar, sebab proses amandemen hanya menyoal ekonomi dan pembangunan.

"UUD NKRI 1945 sebagai landasan konstitusional menjadi pedoman bangsa melangkah ke depan menjawab tantangan perubahan zaman. Langkah-langkah kebangsaan itu harus disepakati dalam Pokok-Pokok Haluan Negara. Untuk keperluan ini, MPR terus menyerap aspirasi dan masukan dari semua elemen masyarakat," pungkas Bamsoet.

Sebagai Informasi, selain buku Vaksinasi Ideologi, Empat Pilar Melawan Radikalisme dan Demoralisasi Bangsa, dan buku Indonesia Era Disrupsi, Bamsoet juga telah menerbitkan berbagai buku, antara lain Hadapi Dengan Senyuman (2022), Negara Butuh Haluan (2021), Save People Care for Economy (2020), Akal Sehat (2019), Dari Wartawan ke Senayan (2018), Ngeri-Ngeri Sedap (2017) Republik Komedi 1/2 Presiden (2015) Indonesia Gawat Darurat (2014), serta Skandal Bank Century di Tikungan Terakhir (2013).

Selain itu, ada juga buku Republik Galau (2012), Perang-Perangan Melawan Korupsi (2011) Skandal Gila Bank Century (2010), Ekonomi Indonesia 2020 (1995), Kelompok Cipayung, Pandangan dan Realita (1991), serta Mahasiswa Gerakan dan Pemikiran (1990).

(akd/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT