ADVERTISEMENT

Jokowi Kunjungi Persemaian Mentawir di PPU: Kita Serius Urusan Lingkungan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 15:37 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Persemaian Mentawir di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim). Jokowi mengatakan pembangunan Persemaian Mentawir merupakan bukti nyata pemerintah serius dalam menata lingkungan, terutama di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Jokowi turut mengundang sejumlah pemimpin redaksi (pemred) media massa nasional dan daerah dalam kunjungan kerja kali ini.

"Kita mau menunjukkan bahwa kita serius urusan lingkungan, itu serius. Justru kita enggak bangun di sini itu lingkungan makin rusak. Itu aja yang harus digarisbawahi," kata Jokowi saat berdiskusi dengan para pemred seperti keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Rabu (22/6/2022).

Jokowi menargetkan komposisi alam sebesar 75 hingga 80 persen dalam pembangunan IKN. Menurut Jokowi, hal itu sesuai dengan konsep IKN sebagai kota di dalam hutan atau forest city.

Selain itu, Jokowi mengatakan lingkungan menjadi perhatian penting saat ini. Tak hanya di Kalimantan Timur, pemerintah akan menunjukkan keseriusan penanganan masalah lingkungan melalui persemaian di provinsi lain di Pulau Kalimantan.

"Kita tunjukkan niat benar kita itu ya ini. Nanti kalau sudah ada 12 juta, 15 juta (bibit) baru, dan bukan di sini saja, nanti mau kita tunjukkan yang di Kalsel kayak apa, Kalteng kayak apa," ujar Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menjelaskan target pemerintah untuk membangun 30 persemaian lain seperti Persemaian Rumpin di Kabupaten Bogor. Pembangunan tersebut rencananya difokuskan pada wilayah dengan industri pertambangan yang banyak.

"Enggak, enggak yang banyak nanti di Kalimantan, Sumatera, yang banyak tambang karena saya wajibkan dari penambang sama sawit," kata Jokowi.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam peninjauan tersebut, yaitu Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadali, dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor.

(knv/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT