Ketimbang Titik Soeharto, Gus Dur Lebih Cocok Jadi Host PD

Ketimbang Titik Soeharto, Gus Dur Lebih Cocok Jadi Host PD

- detikNews
Senin, 12 Jun 2006 09:33 WIB
Jakarta - SCTV memang berhak menentukan host Piala Dunia (PD) 2006, termasuk saat memilih Titik Soeharto. Tapi, yang perlu diingat oleh SCTV, pemirsa juga perlu suguhan yang berkualitas. Dan Gus Dur dinilai lebih pas menggantikan Mbak Titik."Gus Dur jauh lebih cocok karena cerdas, lucu dan menguasai tehnik sepakbola, ketimbang mempertahankan keberadaan Mba Titik," kata anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Bimo Nugroho saat berbincang dengan detikcom, Minggu (11/6/2006).Menurut dia, usulannya agar SCTV mengganti Mbak Titik dengan Gus Dur bukan tanpa dasar, karena pada Piala Dunia beberapa tahun silam Gus Dur dan Jaya Suprana pernah diduetkan menggawangi acara PD. Dan pada saat itu, kehadiran Gus Dur sangat sukses dan penonton puas dan tambah cerdas.Di mata Bimo, anak keempat Pak Harto itu kurang mumpuni menjadi presenter PD. "Dengan segala hormat, saya sampaikan bahwa Mbak Titik tidak cocok menjadi presenter apalagi untuk acara Piala Dunia," Bimo memahami SCTV sebagai pemegang hak siar tunggal berhak menentukan siapa host PD 2006. Namun, pemirsa juga punya hak mendapatkan suguhan yang qualified. "Yang rugi SCTV sendiri, karena yang terjadi, penonton pindah channel ketika Mbak Titik muncul. Selain itu hak publik untuk mendapatkan tambahan ilmu sepakbola terabaikan karena presenternya kurang pintar bertanya untuk menggali jawaban komentator dan tak bisa merespons hal yang terjadi di Piala Dunia," jelas dia. Sementara mengenai upaya comeback-nya keluarga Cendana dengan memasang Mbak Titik sebagai host PD 2006, menurut Bimo, ternyata tidak sukses memetik perhatian banyak orang. Karena banyak yang tidak paham bahwa Titik yang mereka komplain adalah anak Mantan Presiden Soeharto. "Para tetangga saya malah berdebat apa benar itu anak Pak Harto, mereka mengira Mbak Titik adalah presenter baru yang masih canggung. Mereka lebih kenal Mbak Tutut," ujarnya dengan santai.Pendapat Anda:Bagaimana komentar Anda? Sampaikan ke redaksi@staff.detik.com. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads