ADVERTISEMENT

Subsidi Pupuk Organik Mau Dicabut, Sarmuji Singgung Kelangkaan Pupuk

Inkana Putri - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 09:24 WIB
Golkar Jatim
Foto: Golkar Jatim
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI M. Sarmuji menyayangkan rencana penghapusan subsidi pupuk organik pada 1 Juli mendatang. Hal ini ia ungkapkan saat melakukan kunjungan kerja komisi VI ke PT Petrokimia Gresik bersama PT Pupuk Indonesia (holding), Gresik Jawa Timur.

"Informasi yang kami dapat dari hasil kunjungan kerja ini adalah adanya rencana dihapusnya subsidi pupuk jenis ZA, SP-36, Organik Granula. Sayang sekali kebijakan tersebut harus dikeluarkan di saat petani selalu mengalami kelangkaan pupuk di masa tanam," ujar Sarmuji dalam keterangan tertulis, Rabu (22/6/2022).

Mengenai hal ini, Sarmuji menilai pupuk organik dapat memberikan berbagai dampak positif bagi pertumbuhan tanaman. Beberapa di antaranya, memperbaiki sifat fisik, kimia, biologi tanah sebagai sumber hara, mengurangi pemadatan tanah dan meningkatkan aktivitas mikroba tanah dan juga cacing tanah.

"Dicabutnya subsidi pada pupuk organik akan membuat petani beralih kembali pada pupuk kimia sehingga usaha untuk memperbaiki unsur hara dalam tanah dengan pemakaian pupuk organik menjadi terhambat," imbuhnya..

Lebih lanjut, Anggota DPR RI Dapil VI Jatim ini pun menjelaskan jika permintaan pupuk organik menurun maka serapan kotoran hasil ternak tentu akan rendah. Dengan demikian, jumlah kotoran akan melimpah dan mencemari lingkungan sekitarnya.

"Selama ini pemanfaatan kotoran sapi dan ayam untuk pupuk organik telah menciptakan nilai tambah yang besar. Sangat sayang penciptaan nilai tambah tersebut menjadi berhenti karena tiadanya serapan dari produsen pupuk organik," katanya.

Untuk itu, Sarmuji berharap agar kebijakan penghapusan subsidi terhadap pupuk organik dibarengi dengan pelatihan intensif bagi masyarakat. Dengan begitu, mereka dapat memproduksi pupuk organik secara mandiri.

"Kami berharap BUMN memelopori pelatihan pembuatan pupuk organik sederhana untuk menyerap kotoran ternak yang pasti melimpah pasca pencabutan subsidi pupuk organik," tutupnya.

Simak juga 'Pria di Bali Sulap Sampah Rumah Tangga Jadi Pupuk':

[Gambas:Video 20detik]




(akn/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT