ADVERTISEMENT

Anggota DPR Singgung Umur Mahathir yang Tetiba Klaim Kepri dan Singapura

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 22 Jun 2022 07:39 WIB
Dave Laksono.
Dave Laksono (Dok: Istimewa)
Jakarta -

Anggota Komisi I DPR Dave Laksono meminta pemerintah bijak merespons pernyataan dari Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad. Mahathir disebut sebagai tokoh internasional dan juga dekat dengan Indonesia.

"Kita tanggapi dengan tenang dan bijak. Pak Mahathir adalah figur internasional yang juga adalah sahabat Indonesia," kata Dave saat dihubungi terpisah.

Dave menyebut Mahathir bukan lagi sebagai Perdana Menteri (PM) Malaysia. Jadi pernyataannya bukanlah sikap resmi dari pemerintah Malaysia.

"Kita harus menyikapinya dengan mengamati selanjutnya bagaimana," katanya.

Politikus Golkar itu menyebut Mahathir saat ini telah berumur 96 tahun. Maka, dia meminta publik memaklumi kata-kata Mahathir.

"Mahathir sudah cukup berumur, jadi mungkin statement beliau agak bernostalgia akan masa lalu," katanya.

Malaysia's Prime Minister Mahathir Mohamad speaks during an interview with Reuters in Putrajaya, Malaysia June 19, 2018. REUTERS/Lai Seng SinMahathir Mohamad (Dok. REUTERS/Lai Seng Sin)

Meski demikian, Dave menyebut wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah final. Kepulauan Riau adalah wilayah NKRI yang tak bisa dilepaskan.

"Itu semua merupakan bagian dari NKRI yang sudah menyatakan sebagai satu bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air. Hal tersebut sudah kita cetuskan pada sumpah pemuda tahun 1928 yang lampau. Dan itu adalah tahapan sejarah akan terbentuknya NKRI," ujarnya.

Simak Video 'Respons KSP hingga DPR Tanggapi Pernyataan Kontroversial Mahathir':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT