ADVERTISEMENT

Djarot Miris Lihat Kinerja Anies Atasi Kemiskinan DKI, Sindir Rumah DP 0%

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 21 Jun 2022 16:01 WIB
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat saat mengunjungi UMKM di Sumut
Djarot Saiful Hidayat (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta -

Elite PDIP Djarot Saiful Hidayat mengkritik program pengentasan kemiskinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Djarot mengaku melihat tidak ada program konkret dari Anies yang berjalan baik untuk membantu rakyat miskin.

"Prihatin, ya, karena APBD DKI Jakarta ini kan besar banget. Kita tunggu-tunggu sebetulnya katanya menyubsidi rakyat miskin untuk mendapatkan rumah layak huni. Ternyata rumah dibangun dengan DP 0 rupiah juga nggak jelas berapa. Padahal APBD-nya besar banget," kata Djarot kepada wartawan di Sekolah Partai DPP PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).

Djarot juga menyinggung program OK OCE. Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP itu menyebut program tersebut tidak jelas.

"Kemudian ada program untuk mengangkat rakyat kecil supaya bisa berusaha dengan baik, ada program OK OCE itu seperti apa. Hal seperti ini yang membikin kita miris. Jika kita mempertanyakan duit sebegitu besarnya untuk apa ya," ucapnya.

Selain itu, Djarot menyoroti gelaran Formula E. Mantan Gubernur DKI menilai anggaran Formula E itu semestinya digunakan untuk membantu rakyat miskin.

"Formula E kita dukung, tapi berapa yang diperuntukkan. Kalau seumpama diperuntukkan untuk membangun rumah-rumah susun untuk rakyat, itu jauh lebih efektif untuk mengurangi kemiskinan. Kalau itu didistribusikan untuk bantuan permodalan bagi pengusaha kecil, itu akan lebih fokus untuk membahagiakan warganya," tuturnya.

Menurut Djarot, Anies hanya memberikan diksi-diksi semata, tanpa mengetahui filosofi yang dikerjakan.

"Jadi jangan hanya dipoles. Kita apresiasi ini hari ultah Jakarta jadi hajatan. Gotong royong diganti kolaborasi, hal-hal semacam ini cuma diksi-diksi saja tidak membumi. Padahal yang penting apa, yang filosofi apa yang dia kerjakan," ujarnya.

"Saya setuju kalau seniman Jakarta dijadikan nama jalan, Tapi yang lebih setuju lagi jalan-jalan itu makin bersih, hijau kalau yang ditebangi bukan sebetulnya bukan pohon tapi tiang yang mengganggu. Tiang yang tidak berfungsi, tiang operator sehingga semua infrastruktur di bawah," lanjut Djarot.

Djarot lantas mengatakan jika dirinya mendapat kesempatan memimpin Jakarta, target kemiskinan akan di bawah 5 persen.

"Kalau dulu bersama Pak Ahok diberikan satu kesempatan lagi itu saya pastikan di bawah 5 persen," tuturnya.

Lihat juga video 'Pilu Pasutri Lansia di Polman, Hidup di Tengah Hutan dalam Gubuk Reyot':

[Gambas:Video 20detik]



(eva/zak)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT