ADVERTISEMENT

Mahathir Minta Malaysia Klaim Kepulauan Riau, Ini Tanggapan Kemenlu RI

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 21 Jun 2022 15:29 WIB
In this May 9, 2019, photo, Malaysian Prime Minister Mahathir Mohamad, speaks during a press conference in Putrajaya, Malaysia. Malaysian Prime Minister Mahathir has tendered his resignation to the king, his office reported Monday. (AP Photo/Vincent Thian)
Mahathir Mohamad (AP Photo/Vincent Thian)
Jakarta -

Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad menyebut negaranya seharusnya mengklaim Singapura dan Kepulauan Riau, yang merupakan wilayah Republik Indonesia. Bagaimana tanggapan Indonesia terkait komentar ini?

Kementerian Luar Negeri RI saat ini diketahui sedang mengecek komentar tersebut. Kemenlu RI tengah meminta informasi dari KBRI Kuala Lumpur.

"Sedang dimintakan informasi lebih lanjut ke KBRI di Kuala Lumpur," kata juru bicara Kemlu Teuku Faizasyah saat dihubungi, Selasa (21/6/2022).

Sebelumnya, seperti dilansir Straits Times, Selasa (21/6/2022), Mahathir menyatakan bahwa Singapura sebelumnya dikuasai oleh Johor dan wilayah Johor seharusnya menuntut agar Singapura dikembalikan kepadanya dan kepada Malaysia.

"Namun, tidak ada tuntutan apa pun dari Singapura. Sebaliknya, kita menunjukkan apresiasi kita pada kepemimpinan negara baru ini yang disebut Singapura," ucap Mahathir dalam pidatonya pada Minggu (19/6) waktu setempat.

Mantan PM berusia 96 tahun yang dikenal dengan pernyataan kontroversialnya ini, berbicara dalam sebuah acara yang digelar sejumlah organisasi non-pemerintah di bawah bendera Kongres Survival Melayu di Selangor, Malaysia, pada Minggu (19/6) waktu setempat. Acara itu diberi judul 'Aku Melayu: Survival Bermula'.

Apa komentar Mahathir? Baca di halaman selanjutnya.


Saksikan juga "Blak-blakan Zulkifli Hasan Urus Minyak Goreng Hingga Jatah Kursi Menteri PAN"

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT