ADVERTISEMENT

d'Legislasi

RUU KIA: Ibu Cuti Lahiran Digaji 100% di 3 Bulan Pertama, Sisanya 75%

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 21 Jun 2022 12:17 WIB
Team of doctors and nurses wear masks and gloves and prepare for surgery.
Foto: Ilustrasi ibu melahirkan (iStock)
Jakarta -

Aturan cuti melahirkan ibu menjadi 6 bulan diatur dalam Rancangan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA). Selain mengatur cuti 6 bulan untuk ibu melahirkan, RUU ini juga mengatur soal sistem penggajiannya.

Berdasarkan draf RUU KIA yang diterima detikcom, Selasa (21/6/2022) adapun aturan ibu melahirkan cuti 6 bulan ini diatur dalam Pasal 4. Tadinya cuti melahirkan ialah tiga bulan.

Pasal 4
(2) Selain hak sebagaimana dimaksud pada ayat (1), setiap Ibu yang bekerja berhak:
a. mendapatkan cuti melahirkan paling sedikit 6 (enam) bulan;

Selanjutnya, terkait aturan penggajian ini diatur dalam Pasal 5. Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa ibu yang melahirkan mendapatkan hak penuh gaji 100% selama tiga bulan. Sedangkan tiga bulan setelahnya mendapat 75% gaji.

Pasal 5
(2) Setiap Ibu yang melaksanakan hak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) huruf a mendapatkan hak secara penuh 100% (seratus persen) untuk 3 (tiga) bulan pertama dan 75% (tujuh puluh lima persen) untuk 3 (tiga) bulan berikutnya.

Simak Video 'Di Depan Bumil, Puan Ungkap Alasan Dorong Cuti Melahirkan Jadi 6 Bulan':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT