AC Manullang: Ba'asyir Bukan Teroris
Minggu, 11 Jun 2006 23:19 WIB
Jakarta - 14 Juni akan menjadi tanggal yang tidak terlupakan bagi Abu Bakar Ba'asyir. Pasalnya, hari itu merupakan saat pembebasan dirinya atas tudingan sebagai orang yang dekat dengan aksi terorisme.Namun, bagi pengamat intelijen AC Manullang, tudingan ustad Ba'asyir sebagai teroris sangat tidak mendasar karena tidak ada bukti yang mengarah ke arah tersebut. "Ba'asyir itu orang biasa tidak ada bukti dia teroris. Karena itu layak dibebaskan," kata AC Manullang dalam acara peluncuran buku berjudul "Hari-hari Ustad Ba'asyir di Penjara" di Perpustakaan Nasional, Jl Salemba Raya, Jakarta, Minggu (11/6/2006).Manullang menjelaskan, Ba'asyir memang pernah mengatakan kalau dirinya pernah menolak Pancasila sebagai satu-satunya azas bagi bangsa ini. "Namun itu bukan berarti makar," papar Manullang.Menurut Manullang, berdasarkan data-data yang dimiliki oleh pihak intelijen, Ba'asyir hanya memiliki keinginan untuk menegakkan syariat Islam di Indonesia."Ba'asyir tidak ada data-data dia itu teroris. Dia hanya ingin menegakkan syariat Islam, jadi apa salahnya?" tanya Manullang.
(ahm/)











































